alexametrics

216 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Teluk Nibung Asahan

loading...
216 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Teluk Nibung Asahan
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Asahan berhasil memulangkan 216 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia. .Rombongan tiba di Pelabuhan Teluk Nibung. Foto/iNews TV/Ismanto Panjaitan
A+ A-
TANJUNGBALAI - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Asahan berhasil memulangkan 216 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia. Setelah melewati proses panjang, para pekerja migran asal Asahan itu akhirnya tiba ke kampung halaman, Kamis malam (2/7/2020). "Ada 216 TKI yang kita pulangkan hari ini," kata Bupati Asahan, Surya di Pelabuhan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Surya menerangkan bahwa pemulangan para pekerja migran dari Negeri Jiran tersebut sempat tertunda terkait persoalan administrasi. Rombongan TKI awalnya direncanakan bisa pulang pada Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Langkah Tak Seiring 2 Ibu Dalam Kendalikan Pandemi COVID-19)

Namun berkat kerjasama yang baik dengan KBRI Kuala Lumpur di Malaysia dan Indonesian Diaspora Network Chapter Malaysia, para TKI dapat dipulangkan dengan baik dan lancar. "Alhamdulillah. Akhirnya semua bisa berjalan dengan lancar. Seluruh biaya ditanggung melalui APBD Asahan," ujarnya. (Baca juga: Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Tiga Ruas Jalan di Surabaya Ditutup)

Bupati menjelaskan, para TKI tersebut rata-rata mengalami kesulitan ekonomi pasca penerapan pembatasan lalu lintas orang (lockdown) di negara tetangga Indonesia itu akibat pandemi COVID-19. "Ini adalah bentuk kepedulian kita kepada masyarakat Asahan," kata Surya.

Setelah tiba di Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai, para TKI langsung diantar ke Kolam Renang Pemkab Asahan, di Kisaran untuk menjalani karantina sesuai dengan standar kesehatan COVID-19. Setelah menjalani karantina, merek selanjutnya akan dipulangkan ke daerahnya asalnya masing-masing.

(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak