Diduga Terlibat Mafia Tanah, Hastag Copot Kapolda Sumsel Jadi Trending Topik

Rabu, 21 September 2022 - 14:57 WIB
loading...
Diduga Terlibat Mafia Tanah, Hastag Copot Kapolda Sumsel Jadi Trending Topik
Diduga terlibat dalam mafia tanah, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto diminta mundur dari jabatannya. Bahkan, hastag pencopotan Toni sebagai Kapolda Sumsel menjadi trending topik di Twitter. Foto SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Diduga terlibat dalam mafia tanah , Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto diminta mundur dari jabatannya. Bahkan, hastag pencopotan Toni sebagai Kapolda Sumsel menjadi trending topik di Twitter.



Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa seluruh laporan yang masuk ke pihaknya telah ditindaklanjuti, termasuk soal mafia tanah."Prinsipnya apapun kasus yang masuk ke Polda Sumsel akan ditindaklanjuti," kata Supriadi," ujar Supriadi, Rabu (21/9/2022). Baca juga: Jadi Korban Mafia Tanah, Puluhan Warga Melapor ke Ombudsman Sumut

Terkait ramainya hastag pencopotan Toni Harmanto sebagai Kapolda Sumsel di Twitter, Supriadi menanggapinya dengan dingin. "Itu kan biasa saja dan sah-sah saja. Nanti pimpinan yang akan menilai. Sama seperti ada kasus Pak Ferdy Sambo, ada hastag copot Kapolri," ujarnya.

Menurut Supriadi, sepanjang tuduhan soal keterlibatan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto terlibat mafia tanah tidak bisa dibuktikan hal itu tidak akan mengganggu aktivitas mereka.

"Justru Kapolda Sumsel saat ini menjabat sebagai Ketua Satgas Pemberantasan mafia tanah di Sumsel. Bagaimana beliau bisa dikatakan mafia tanah," jelasnya. Baca juga: Kasus Mafia Tanah, Mantan ART Ibunda Nirina Zubir Divonis 13 Tahun Penjara dan Denda Rp1 M

Dengan kejadian tersebut, Polda Sumsel akan mempelajari akun yang menyebar dan meramaikan hashtag copot Irjen Pol Toni Harmanto dengan berkoordinasi dengan tim siber dari Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

"Kita akan lidik dulu apakah yang meng-upload foto disertai kata-kata tersebut bakal dijerat dengan UU ITE. Apakah memenuhi unsur-unsurnya," jelasnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1200 seconds (10.101#12.26)