Jatim Bermasker, Wartawan Pokja Pemprov Jatim Salurkan Bantuan 10.000 Masker
Jum'at, 03 Juli 2020 - 06:37 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima bantuan masker dari Pokja Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi. Foto/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Mengenakan masker memiliki efektivitas pencegahan penularan virus corona hingga 60 persen, bahkan pada satu komunitas yang menggunakan masker 60 persen saja, bisa menurunkan transmisi penularan di bawah 1.0.
Hal inilah yang menginisiasi Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Pemprov Jawa Timur (Jatim) turut aktif menyalurkan bantuan masker untuk warga melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim.
Kapokja Wartawan Pemprov Jatim, Fiqih Arfani, menyampaikan, penyaluran bantuan ini juga bagian dari dukungan ke pemerintah terhadap Gerakan Jatim Bermasker. "Jika sudah di angka 1.0, artinya virus ini akan menurun dan akan hilang dengan sendirinya karena tidak ditularkan pada yang lain," ujarnya di sela penyaluran bantuan masker di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (2/7/2020) sore. (Baca juga: Kontak dengan Pasien COVID-19, 6 Warga Blitar Lakukan Tes Swab )
Selain itu, pihaknya berharap wartawan juga berperan aktif dengan melakukan sosialisasi sekaligus edukasi ke masyarakat tentang disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Wartawan tidak hanya mengimbau dengan tulisan, tapi dengan langkah nyata mengedukasi, minimal di lingkungan kerja maupun tempat tinggal masing-masing," kata pewarta LKBN ANTARA tersebut.
Bantuan 10.000 masker kain merah putih tersebut merupakan kerja sama antara Pokja Wartawan Pemprov Jatim dan Ari Lasso bersama Gerakan Memakai Masker Gratis (Gemas) serta Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. (Baca juga: Rekor, 204 Karyawan Perusahaan Tambang di Halmahera Positif COVID-19 )
Hal inilah yang menginisiasi Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Pemprov Jawa Timur (Jatim) turut aktif menyalurkan bantuan masker untuk warga melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim.
Kapokja Wartawan Pemprov Jatim, Fiqih Arfani, menyampaikan, penyaluran bantuan ini juga bagian dari dukungan ke pemerintah terhadap Gerakan Jatim Bermasker. "Jika sudah di angka 1.0, artinya virus ini akan menurun dan akan hilang dengan sendirinya karena tidak ditularkan pada yang lain," ujarnya di sela penyaluran bantuan masker di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (2/7/2020) sore. (Baca juga: Kontak dengan Pasien COVID-19, 6 Warga Blitar Lakukan Tes Swab )
Selain itu, pihaknya berharap wartawan juga berperan aktif dengan melakukan sosialisasi sekaligus edukasi ke masyarakat tentang disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Wartawan tidak hanya mengimbau dengan tulisan, tapi dengan langkah nyata mengedukasi, minimal di lingkungan kerja maupun tempat tinggal masing-masing," kata pewarta LKBN ANTARA tersebut.
Bantuan 10.000 masker kain merah putih tersebut merupakan kerja sama antara Pokja Wartawan Pemprov Jatim dan Ari Lasso bersama Gerakan Memakai Masker Gratis (Gemas) serta Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. (Baca juga: Rekor, 204 Karyawan Perusahaan Tambang di Halmahera Positif COVID-19 )
Lihat Juga :