Pasok Air Bersih ke Warga Lima Desa, Pemprov Jatim Bangun SPAM Singosari
Minggu, 28 Januari 2024 - 09:26 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meluncurkan pembangunan SPAM Singosari Kabupaten Malang di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari. Foto/Ist
A
A
A
MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Singosari Kabupaten Malang di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari pada Sabtu (27/1/2023).
Pembangunan SPAM Singosari ini sangat strategis karena direncanakan akan melayani 525 Kepala Keluarga (KK) yang berada di lima desa di tiga kecamatan. Yakni Desa Klampok Kecamatan Singosari, Desa Tungrejo dan Desa Sumber Gondo, Kecamatan Karang Ploso serta Desa Tawang Argo dan Desa Donowarih Kecamatan Bumiaji.
Khofifah mengatakan pembangunan SPAM Singosari ini sudah dilakukan sejak tahun 2022 yang dimulai dengan studi pendahuluan dan identifikasi potensi SPAM Singosari. Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) intake sumber Gunung Biru dan pipa transmisi menuju desa rawan air di Kecamatan Singosari pada tahun 2023.
"Sumber air yang akan dipergunakan untuk mengaliri 5 desa pada 3 kecamatan berasal dari sumber Gunung Biru dengan potensi kapasitas 22,77 liter/detik di musim kemarau dan 37 liter/detik di musim penghujan. Kapasitas air yang akan dimanfaatkan sebesar 20 liter/detik," tuturnya.
Baca Juga: Jawa Timur - Belanda Jajaki Kerjasama Pengelolaan Air hingga Pariwisata
Pembangunan SPAM Singosari ini sangat strategis karena direncanakan akan melayani 525 Kepala Keluarga (KK) yang berada di lima desa di tiga kecamatan. Yakni Desa Klampok Kecamatan Singosari, Desa Tungrejo dan Desa Sumber Gondo, Kecamatan Karang Ploso serta Desa Tawang Argo dan Desa Donowarih Kecamatan Bumiaji.
Khofifah mengatakan pembangunan SPAM Singosari ini sudah dilakukan sejak tahun 2022 yang dimulai dengan studi pendahuluan dan identifikasi potensi SPAM Singosari. Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) intake sumber Gunung Biru dan pipa transmisi menuju desa rawan air di Kecamatan Singosari pada tahun 2023.
"Sumber air yang akan dipergunakan untuk mengaliri 5 desa pada 3 kecamatan berasal dari sumber Gunung Biru dengan potensi kapasitas 22,77 liter/detik di musim kemarau dan 37 liter/detik di musim penghujan. Kapasitas air yang akan dimanfaatkan sebesar 20 liter/detik," tuturnya.
Baca Juga: Jawa Timur - Belanda Jajaki Kerjasama Pengelolaan Air hingga Pariwisata
Lihat Juga :