DPW PKB Jawa Timur Kaji Pengunduran Diri Ketua DPRD Lumajang Gegara Tak Hafal Pancasila

Senin, 12 September 2022 - 20:23 WIB
loading...
DPW PKB Jawa Timur Kaji Pengunduran Diri Ketua DPRD Lumajang Gegara Tak Hafal Pancasila
Ketua DPRD Lumajang, Jawa Timur, Anang Ahmad Syaifudin (kiri) saat menemui mahasiswa penolak kenaikan harga BBM. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
SURABAYA - Ketua DPRD Lumajang , Jawa Timur, Anang Ahmad Syaifudin mengundurkan diri dari jabatannya setelah videonya saat tidak hafal teks Pancasila viral di media sosial.

Pengunduran diri ini disampaikan Ketua DPC PKB Lumajang tersebut saat rapat paripurna pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Senin (12/9/2022).

Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, pernyataan Anang untuk mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang adalah pernyataan sepihak. Menurutnya, Anang merupakan kader yang penuh dedikasi.

Baca juga: Tak Hafal Pancasila di Depan Mahasiswa Penolak Kenaikan Harga BBM, Ketua DPRD Lumajang Mengundurkan Diri

Dan itu dibuktikan dengan melakukan pendampingan terhadap warga korban erupsi Gunung Semeru. Bahkan, imbuhnya, berhari-hari tidak pulang karena sibuk mengirim bantuan untuk korban. "Beliau kader yang penuh dedikasi dan tanggungjawab," katanya, Senin (12/9/2022).



Fauzan tidak mempersoalkan Anang yang tidak hafal Pancasila. Pasalnya, kata dia, Anang sudah di level memedomani dan mengamalkan pancasila dengan baik.

Bahkan menurutnya, Anang sosok yang Pancasilais. "Saya akan ke Lumajang (bertemu Anang). Nanti partai yang akan memutuskan pengunduran diri beliau diterima atau tidak," ujarnya.

Sebelumnya, video asli yang berdurasi lebih dari lima menit ini, merekam saat Anang beberapa kali salah melafalkan teks Pancasila dihadapan puluhan mahasiswa, saat demo penolakan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mengundurkan Diri karena Tak Hafal Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Ingin Jaga Marwah Dewan

Dalam surat pengunduran dirinya, Anang Ahmad Syaifudin menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Lumajang, atas kesalahannya dalam membacakan teks Pancasila.

Anang juga menyampaikan bahwa keputusannya mundur dari Ketua DPRD Lumajang, untuk menjaga marwah DPRD Lumajang dan sebagai pembelajaran. “Keputusan ini murni muncul dari diri endiri tanpa tekanan dari pihak manapun,” ujar Anang.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1074 seconds (10.101#12.26)