alexametrics

Mal di Manado Belum Diizinkan Beroperasi, Harapan Pengusaha Kandas

loading...
Mal di Manado Belum Diizinkan Beroperasi, Harapan Pengusaha Kandas
Kawasan Mega Mal Manado, pusat bisnis terbesar di Sulawesi Utara. Foto/SINDOnews/Cahya Sumirat
A+ A-
MANADO - Harapan para pengusaha mal di Kota Manado agar pemerintah mengizinkan mal segera dibuka dan bisa beroperasi awal Juli berakhir kecewa.

Hal ini menyusul adanya putusan pemerintah Kota Manado yang kembali menunda beroperasinya mal di Manado setelah daerah ini dinyatakan masuk dalam kategori zona merah oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 pusat. (Baca juga: Divonis Mati, Otak Pembunuhan Hakim Pengadilan Medan Menangis)

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memutuskan menunda pembukaan area perbelanjaan besar seperti mal yang sebelumnya direncanakan akan beroperasi, Rabu (1/7/2020). "Sudah tidak bisa berkata apa-apa pak. Cuma senyum saja. Pastinya staff tenant mal dan tenant mal sangat kecewa terhadap keputusan tersebut," kata Direksi Megamas Amelia Tungka, Kamis (2/7/2020). (Baca juga: Senjata Serbu AK 47 dan 74 Peluru Disita dari Eks Napi Pembunuhan)

Menurut Amelia, sebagai pengusaha yang mempekerjakan ribuan karyawan, sejak awal dia berharap agar pemerintah kembali mengizinkan pusat perbelanjaan termasuk megamal kembali beroperasi. Apalagi pihaknya sudah sangat siap dengan semua protap kesehatan. (Baca juga: Tantang dan Banting Handphone Polisi Pria Bertato Diamankan)



"Protap kesehatan penanganan COVID sudah kami lengkapi. Namun tetap tidak bisa buka. Protap yang dihimbau tolong dibuat sama terhadap tempat-tempat yang lain yang saat ini buka, biar adil merata," pintanya.

Di pihak lain, Wali Kota Manado, Vicky Lumentut sebelumnya menyatakan bahwa kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara membuka area pusat perbelanjaan (mal) disampaikan oleh Gubernur Sulut ditetapkan sebelum Kota Manado masuk kategori zona merah.



"Dengan adanya informasi tadi malam saya akan evaluasi dulu, apakah akan memberi izin atau tidak. Dengan status masih naik dan informasi zona merah tersebut mengharuskan masyarakat tinggal di rumah belum boleh berkumpul, ini menjadi salah satu alasan kami belum izinkan," kata Vicky, pada Selasa (30/6/2020) lalu.

Diketahui sebelumnya Pemkot Manado juga telah sepakat bersama Pemprov Sulut untuk melakukan uji coba pembukaan mal. "Dengan kondisi seperti ini (zona merah) pak gubernur juga tau situasi apa yang harus dilakukan di kota Manado, zona ini yang membuat kita berpikir lagi untuk melakukannya," ujarnya.

Ditambahkan Vicky, Pemkot Manado segera akan mengadakan pertemuan bersama pihak-pihak terkait soal kesiapan menghadapi zona merah. Diketahui, update terakhir di Kota Manado, Rabu (1/7/2020) pukul 21.49 Wita positif COVID-19 sebanyak 728, sembuh 97 sedangkan meninggal 57 orang.

Sementara itu, terpantau di lapangan aktivitas masyarakat di jalan utama pusat perbelanjaan kawasan Boulevard Manado dan mega mal mulai ramai. Beberapa kendaraan terparkir di beberapa lokasi depan toko. Aktivitas ekonomi sudah mulai lancar.
(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak