Mal di Manado Belum Diizinkan Beroperasi, Harapan Pengusaha Kandas
Kamis, 02 Juli 2020 - 14:12 WIB
loading...
Kawasan Mega Mal Manado, pusat bisnis terbesar di Sulawesi Utara. Foto/SINDOnews/Cahya Sumirat
A
A
A
MANADO - Harapan para pengusaha mal di Kota Manado agar pemerintah mengizinkan mal segera dibuka dan bisa beroperasi awal Juli berakhir kecewa.
Hal ini menyusul adanya putusan pemerintah Kota Manado yang kembali menunda beroperasinya mal di Manado setelah daerah ini dinyatakan masuk dalam kategori zona merah oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 pusat. (Baca juga: Divonis Mati, Otak Pembunuhan Hakim Pengadilan Medan Menangis)
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memutuskan menunda pembukaan area perbelanjaan besar seperti mal yang sebelumnya direncanakan akan beroperasi, Rabu (1/7/2020). "Sudah tidak bisa berkata apa-apa pak. Cuma senyum saja. Pastinya staff tenant mal dan tenant mal sangat kecewa terhadap keputusan tersebut," kata Direksi Megamas Amelia Tungka, Kamis (2/7/2020). (Baca juga: Senjata Serbu AK 47 dan 74 Peluru Disita dari Eks Napi Pembunuhan)
Menurut Amelia, sebagai pengusaha yang mempekerjakan ribuan karyawan, sejak awal dia berharap agar pemerintah kembali mengizinkan pusat perbelanjaan termasuk megamal kembali beroperasi. Apalagi pihaknya sudah sangat siap dengan semua protap kesehatan. (Baca juga: Tantang dan Banting Handphone Polisi Pria Bertato Diamankan)
"Protap kesehatan penanganan COVID sudah kami lengkapi. Namun tetap tidak bisa buka. Protap yang dihimbau tolong dibuat sama terhadap tempat-tempat yang lain yang saat ini buka, biar adil merata," pintanya.
Hal ini menyusul adanya putusan pemerintah Kota Manado yang kembali menunda beroperasinya mal di Manado setelah daerah ini dinyatakan masuk dalam kategori zona merah oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 pusat. (Baca juga: Divonis Mati, Otak Pembunuhan Hakim Pengadilan Medan Menangis)
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memutuskan menunda pembukaan area perbelanjaan besar seperti mal yang sebelumnya direncanakan akan beroperasi, Rabu (1/7/2020). "Sudah tidak bisa berkata apa-apa pak. Cuma senyum saja. Pastinya staff tenant mal dan tenant mal sangat kecewa terhadap keputusan tersebut," kata Direksi Megamas Amelia Tungka, Kamis (2/7/2020). (Baca juga: Senjata Serbu AK 47 dan 74 Peluru Disita dari Eks Napi Pembunuhan)
Menurut Amelia, sebagai pengusaha yang mempekerjakan ribuan karyawan, sejak awal dia berharap agar pemerintah kembali mengizinkan pusat perbelanjaan termasuk megamal kembali beroperasi. Apalagi pihaknya sudah sangat siap dengan semua protap kesehatan. (Baca juga: Tantang dan Banting Handphone Polisi Pria Bertato Diamankan)
"Protap kesehatan penanganan COVID sudah kami lengkapi. Namun tetap tidak bisa buka. Protap yang dihimbau tolong dibuat sama terhadap tempat-tempat yang lain yang saat ini buka, biar adil merata," pintanya.
Lihat Juga :