Kobaran Api Lalap 7,25 Hektare Hutan Gunung Ciremai, Petugas Selidiki Pemicu Kebakaran
Jum'at, 02 September 2022 - 18:51 WIB
loading...
Petugas berupaya memadamkan kobaran api yang membakar hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Foto/Dok. BTNGC
A
A
A
KUNINGAN - Kobaran api melalap lahan hutan di wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), yang ada di wilayah Kabupaten Kuningan. Petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran, setelah berjibaku menghadapi kobaran api dengan keterbatasan air.
Baca juga: 2 Pembakar Hutan di Danau Toba Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Anak-anak
Kepala Balai TNGC, Teguh Setiawan mengatakan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada Kamis (1/9/2022) malam, berada di Wilayah I Kuningan. Kobaran api sempat membakar sekitar 7,25 hektare.
"Kami berharap kejadian kebakaran hutan dan lahan ini adalah yang pertama dan terakhir. Upaya patroli pengamanan akan diperketat," kata Teguh, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/9/2022).
Baca juga: Mahasiswi Cantik Tewas Tanpa Baju Terjun dari Lantai 9 Apartemen, Diduga Akibat Persoalan Percintaan
Kebakaran hutan dan lahan tidak berlangsung lama. Hal itu setelah petugas gabungan langsung turun ke lapangan untuk menjinakkan kobaran api itu. Salah satu anggota Polisi Hutan (Polhut), Asep Iman mengatakan, kebakaran itu awalnya dilaporkan oleh Masyarakat Peduli Api (MPA).
Baca juga: 2 Pembakar Hutan di Danau Toba Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Anak-anak
Kepala Balai TNGC, Teguh Setiawan mengatakan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada Kamis (1/9/2022) malam, berada di Wilayah I Kuningan. Kobaran api sempat membakar sekitar 7,25 hektare.
"Kami berharap kejadian kebakaran hutan dan lahan ini adalah yang pertama dan terakhir. Upaya patroli pengamanan akan diperketat," kata Teguh, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/9/2022).
Baca juga: Mahasiswi Cantik Tewas Tanpa Baju Terjun dari Lantai 9 Apartemen, Diduga Akibat Persoalan Percintaan
Kebakaran hutan dan lahan tidak berlangsung lama. Hal itu setelah petugas gabungan langsung turun ke lapangan untuk menjinakkan kobaran api itu. Salah satu anggota Polisi Hutan (Polhut), Asep Iman mengatakan, kebakaran itu awalnya dilaporkan oleh Masyarakat Peduli Api (MPA).
Lihat Juga :