alexametrics

Tolak TKA China, Massa IMM Geruduk Kantor Disnaker Sultra

loading...
Tolak TKA China, Massa IMM Geruduk Kantor Disnaker Sultra
Puluhan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kendari, memprotes kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) China. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A+ A-
KENDARI - Puluhan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kendari, meluruk Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sulawesi Utara (Sultra), untuk menolak kehadiran Tenaga Kerja Asing (TKA) China.

(Baca juga: Segel Keraton Kasepuhan, Raden Raharjo Djali Dilaporkan Polisi)

Para mahasiswa menuntut Disnaker Sultra melakukan pengecekan di lapangan, terkait keberadaan para TKA China, yang sudah berdatangan di Konawe, Sultra, untuk bekerja di perusahaan pertambangan.

Koordinator Aksi IMM Kendari, Anis Mulsaban mengatakan, Disnaker Sultra harus turun ke lapangan untuk memastikan apakah TKA China tersebut benar-benar tenaga ahli atau buruh kasar.



"Kami butuh transparansi keberadaan TKA China di Konawe tersebut. Apakah mereka benar-benar tenaga ahli atau hanya buruh kasar. Selain itu, kami juga menuntut pemerintah memberikan kesempatan para tenaga kerja lokal untuk bekerja," tegasnya.

(Baca juga: 105 TKA China Lolos Dari Hadangan Massa di Bandara Haluoleo)



Sementara Kepala Disnaker Provinsi Sultra, Saimu Alwi menjelaskan, telah menerima laporan dari kementrian terkait masuknya 500 TKA China ke wilayah Konawe, Sultra.

"Pada 7 April 2020, Kementrian Tenaga Kerja telah mengeluarkan surat rencana penggunaan TKA, yang kemudian ditembuskan ke Disnaker Provinsi Sultra. Dokumen ketenagakerjaannya telah tuntas," ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak