Edarkan Uang Palsu untuk Beli Narkoba, 4 Pemuda di Kendari Ditangkap Polisi
Senin, 29 April 2024 - 12:10 WIB
loading...
Empat pemuda di Kendari, Sulawesi Tenggara, diringkus polisi karena mengedarkan uang palsu untuk membeli narkoba. Foto/Mukhtaruddin/MPI
A
A
A
KENDARI - Empat pemuda di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diringkus polisi karena mengedarkan uang palsu untuk membeli narkoba. Para pelaku berinisial ML (31), FM (25), AF (32), dan IA (24) ditangkap di lokasi berbeda pada Minggu (28/4/2024).
Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi menjelaskan bahwa para pelaku bertransaksi di BRI Link di Jl. Pattimura Lrg. Suzuki I, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
"Pelaku bertransaksi di BRI Link dengan mentransfer uang senilai Rp995 ribu," kata Fitra saat ditemui pada Senin (29/4/2024).
Usaha transaksi pelaku di BRI Link gagal, sehingga mereka meminta admin BRI Link untuk melakukan transfer ke aplikasi Dana. Pelaku kemudian menyerahkan 10 lembar uang seratus rupiah palsu kepada admin.
Baca Juga: Tawuran Pecah di Jalanan Kendari, Puluhan Pelajar Ditangkap Polisi
"Setelah berhasil bertransaksi, para pelaku kemudian mengambil dana tersebut dan digunakan untuk membeli narkoba," ujar Fitra.
Lebih lanjut, Fitra menjelaskan bahwa uang palsu tersebut dibuat sendiri oleh para pelaku dengan menggunakan kertas HVS dan printer.
Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi menjelaskan bahwa para pelaku bertransaksi di BRI Link di Jl. Pattimura Lrg. Suzuki I, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
"Pelaku bertransaksi di BRI Link dengan mentransfer uang senilai Rp995 ribu," kata Fitra saat ditemui pada Senin (29/4/2024).
Usaha transaksi pelaku di BRI Link gagal, sehingga mereka meminta admin BRI Link untuk melakukan transfer ke aplikasi Dana. Pelaku kemudian menyerahkan 10 lembar uang seratus rupiah palsu kepada admin.
Baca Juga: Tawuran Pecah di Jalanan Kendari, Puluhan Pelajar Ditangkap Polisi
"Setelah berhasil bertransaksi, para pelaku kemudian mengambil dana tersebut dan digunakan untuk membeli narkoba," ujar Fitra.
Lebih lanjut, Fitra menjelaskan bahwa uang palsu tersebut dibuat sendiri oleh para pelaku dengan menggunakan kertas HVS dan printer.
Lihat Juga :