Dampak Pandemi COVID-19, Klaim JHT BPJAMSOSTEK Melonjak
Rabu, 01 Juli 2020 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Krishna Syarief mengungkapkan, saat ini BPJAMSOSTEK kembali menggelar kegiatan Pelatihan Program Vokasi Indonesia Bekerja. Pelatihan ini ditujukan untuk pekerja Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau habis masa kontrak kerjanya.
"Program vokasi ini tidak terkait dengan program pra kerja dari pemerintah. Kita fokus pada mereka yang ter-PHK, putus kontrak dan sudah punya kartu peserta," kata dia.
Manfaat pelatihan vokasi kepada seluruh pekerja di Indonesia ini cukup membantu. Sebab pelatihan ini bisa membuka kesempatan bagi para pekerja yang mengalami PHK untuk kembali bekerja ditempat lama atau tempat baru. Bahkan para peserta juga bisa membuka usaha mandiri sesuai modul pelatihan.
"Kita ditargetkan tahun ini oleh pemerintah sebanyak 25 ribu pekerja untuk vokasi. Nah bagi mereka yang belum punya kartu BPJAMSOSTEK segera mendaftar dan mungkin harus menunggu setahun untuk bisa ikut pelatihan," ungkap Krishna.
Untuk mewujudkan ekosistim vokasi, Krisna mengakui memang tidak mudah. Butuh peran serta masyarakat pemberi kerja dan pekerja yang putus kontrak, termasuk lembaga-lembaga pelatihan untuk berpartisipasi dalam pelatihan vokasi tersebut.
"Kami himbau pada Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan lainnya untuk berhubungan dengan kantor cabang kita untuk menyiapkan modul pelatihannya," tandasnya.
(Baca juga: Komplotan Perentas Nomor WA di Banyuwangi Gasak Uang Rp1,2 M )
Sementara itu, Kepala kantor cabang Surabaya Rungkut, Rudi Susanto mengatakan bersedia memberikan komitmen pelayanan prima untuk peserta BPJAMSOSTEK. Penerapan pelayanan One to Many salah satu bukti komitmennya ditengah maraknya pemutusan hubungan kerja.
"Pelayanan tetap kami berikan dengan baik dan optimal, tetapi juga menerapkan aturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Guna mencegah penularan COVID-19, peserta yang datang wajib menggunakan masker dan cuci tangan sebelum memasuki ruang pelayanan," tandasnya.
Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Surabaya Rungkut mencatat, hingga Senin (29/6/2020) sudah melayani 1.882 peserta yang klaim JHT. Mereka yang menarik dana JHT rata-rata merupakan korban PHK.
(eyt)
Lihat Juga :