Pria yang Hilang di Sungai Parhasioran Taput Ditemukan Tewas Terjebak di Batu

Selasa, 30 Agustus 2022 - 16:39 WIB
loading...
Pria yang Hilang di Sungai Parhasioran Taput Ditemukan Tewas Terjebak di Batu
Tim SAR yang terjun melakukan pencarian menemukan korban terjebak bebatuan di aliran derasnya air sungai, Selasa (30/8/2022). Foto: Istimewa
A A A
TAPANULI UTARA - Pria bernama Johan Lumbantoruan (32) ditemukan tewas di aliran Sungai Parhasioran Aek Sidoras Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara , Sumatera Utara, Selasa (30/8/2022).

Sebelumnya warga Desa Sigumbang, Kecamatan Siborongborong itu dilaporkan terjatuh ke sungai dan hilang terseret arus sungai sejak Sabtu, (27/8/2022) lalu.

Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip mengatakan, korban ditemukan setelah tim penyelamat dari Pos Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Parapat menurunkan tujuh orang personel penyelamat untuk melakukan pencarian.

Baca juga: Ponsel Bupati Asahan Dicuri, Pelaku Ternyata Pengawal Pribadi

Kondisi medan yang terjal dan sempitnya sungai serta sulit dijangkau kendaraan, menjadi kendala dikarenakan tim tidak dapat menurunkan perahu rafting untuk menyusuri sepanjang aliran sungai.



Sehingga kata dia, diputuskan Tim SAR melakukan pencarian dengan cara Scouting darat yaitu melakukan penyisiran di sepanjang kiri dan kanan tepi sungai menuju hilir dengan cara berjalan kaki.

Setelah pencarian di hari pertama kita lakukan tidak membutuhkan hasil, akhirnya pagi ini kita lanjutkan dengan metode yang sama yaitu melakukan pencarian dengan cara berjalan kaki di sepanjang tepi sungai, dengan mengarahkan semua Kekuatan Tim SAR Gabungan yang terlibat dan juga masyarakat setempat.

Baca juga: Geger Mayat Pria Ditemukan di Kubangan Penuh Luka, Polisi Olah TKP

“Akhirnya sekitar pukul 09.00 WIB pagi, Tim SAR Gabungan menemukan korban berada di antara himpitan batu yang berada di sungai dengan kedalaman sekitar 20 meter berjarak sekitar 300 meter dari lokasi awal korban dilaporkan hilang," kata Hisar.

Sempitnya ruang himpitan bebatuan sekitar penemuan menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan. “Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam hingga akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban," tambahnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung di bawa ke rumah duka untuk disertakan kepada keluarganya. "Sudah kita kembalikan ke keluarganya, " tandas Hisar.

Baca juga: Polisi Sebut Pembunuh Waria di Lubuklinggau Orang Dekat Korban

Sebelumnya pada Sabtu, 27 Agustus 2022 lalu, korban Johan Lumbantoruan pergi ke ladang dengan menggunakan sepeda motor. Namun, hingga larut malam korban tak kunjung pulang.

Keluarga yang cemas berusaha melakukan pencarian. Namun saat dilakukan pencarian pihak keluarga hanya menemukan sepeda motor korban berada di tepi sungai yang berada di area ladang korban.

Mendapati penemuan tersebut, keluarga korban menduga korban jatuh ke sungai dan hanyut. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Tapanuli Utara dan diteruskan ke Pos SAR Parapat Danau Toba.

Pencarian pun dilakukan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi tewas.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2739 seconds (11.252#12.26)