Brutal Aniaya Cewek di SPBU, Anggota DPRD Palembang jadi Tersangka

Kamis, 25 Agustus 2022 - 13:41 WIB
loading...
Brutal Aniaya Cewek di SPBU, Anggota DPRD Palembang jadi Tersangka
Anggota Komisi I DPRD Kota Palembang, M. Syukri Zen resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A A A
PALEMBANG - Anggota Komisi I DPRD Kota Palembang, M. Syukri Zen resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan. Aksi penganiayaan brutal itu dilakukan di sebuah SPBU, dan menimpa seorang wanita.

Baca juga: Oknum Anggota DPRD Palembang Penganiaya Wanita di SPBU Terancam Dipecat

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol. Mokhamad Ngajib mengatakan, bahwa Satreskrim Polrestabes Palembang telah menetapkan M. Syukri Zen sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan.



"Penetapan tersangka kasus penganiayaan ini setelah kami mendapat hasil visum korban yang mengalami banyak luka. Itu yang menjadi dasar penyelidikan," ujar Mokhamad Ngajib, Kamis (25/8/2022).

Baca juga: Masril Ditangkap Polisi Gara-gara Unggah Kasus Ferdy Sambo di TikTok, Begini Kronologinya

Lebih lanjut Mokhamad Ngajib menjelaskan, anggota yang melakukan penyelidikan telah menangkap pelaku penganiayaan di kediamannya di kawasan Jakabaring, Kota Palembang, pada Rabu (25/8/2022) malam sekitar pukul 22.00 WIB. "Atas perbuatannya tersebut, tersangka kita kenakan Pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara," ujarnya.

Sementara itu, tersangka M. Syukri Zen mengakui perbuatannya telah menganiaya wanita di SPBU. "Waktu itu saya mau isi Pertamax di SPBU, sementara korban sedang mengantre Pertalite," kata tersangka.

Baca juga: 3 Tahun Cabuli Siswa, Kepala MI di Purbalingga Ditangkap Polisi

Dirinya menjelaskan, karena tidak diberi jalan oleh korban akhirnya tersulut emosinya. Dia turun dari mobilnya dan menghampiri korban, lalu terjadilah aksi pemukulan tersebut. "Saya tidak dikasih jalan karena mau antre Pertamax, jadi kesal," ujar Syukri.

Syukri juga memohon maaf kepada khalayak masyarakat atas tindakan tidak terpujinya tersebut. "Dari saya pribadi, saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan korban," katanya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1551 seconds (10.55#12.26)