680 Pelaku Usaha Sektor Wisata di Palopo Terdampak COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Dilaporkannya, paket ini tiba di Kota Palopo pada hari Senin. Setelah dilaporkan ke Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, paket ini dibagikan ke eskokan harinya, Selasa, (30/06/2020).
"Mereka benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa sejak Pandemi Corona diumumkan pemerintah. Olehnya itu, kami melakukan pendataan dan Alhamdulillah, hari ini mendapat bantuan," lanjutnya.
Kadis Pariwisata berharap, dengan diterapkannya new normal di Kota Palopo, sektor wisata dan ekonomi kreatif kembali dibuka sehingga pelaku usaha ini keluar dari krisis ekonomi yang mulai dirasakan dampaknya sejak bulan Maret kemarin.
Baca Juga: Dewan Diminta Bentuk Tim untuk Awasi Anggaran COVID-19 Pemkot Palopo
Untuk diketahui Kota Palopo memiliki sejumlah objek wisata alam seperti Pegunungan Kambo, Pantai Labombo, Permandian Latuppa, Sungai Jodoh di Latuppa, objek wisata religius seperti Istana Langkanae Kesatuan Luwu, Masji Djami Tua serta area wisata kuliner sekitar Lapangan Pancasila.
"Mereka benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa sejak Pandemi Corona diumumkan pemerintah. Olehnya itu, kami melakukan pendataan dan Alhamdulillah, hari ini mendapat bantuan," lanjutnya.
Kadis Pariwisata berharap, dengan diterapkannya new normal di Kota Palopo, sektor wisata dan ekonomi kreatif kembali dibuka sehingga pelaku usaha ini keluar dari krisis ekonomi yang mulai dirasakan dampaknya sejak bulan Maret kemarin.
Baca Juga: Dewan Diminta Bentuk Tim untuk Awasi Anggaran COVID-19 Pemkot Palopo
Untuk diketahui Kota Palopo memiliki sejumlah objek wisata alam seperti Pegunungan Kambo, Pantai Labombo, Permandian Latuppa, Sungai Jodoh di Latuppa, objek wisata religius seperti Istana Langkanae Kesatuan Luwu, Masji Djami Tua serta area wisata kuliner sekitar Lapangan Pancasila.
(agn)
Lihat Juga :