680 Pelaku Usaha Sektor Wisata di Palopo Terdampak COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 16:01 WIB
loading...
Para pelaku usaha di sektor wisata di Palopo mendapat bantuan dari pemerintah. Foto: sindonews/chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palopo , mencatat ada sebanyak 680 pelaku usaha yang bergerak di sekotor wisata dan ekonomi kreatif terkena dampak COVID-19.
Dari jumlah tersebut, ada berhenti yang usahanya karena akses wisata di Kota Palopo ditutup akibat Pandemi Corona. Ada pula usaha sektor wisata dan ekonomi kreatif yang pendapatannya hanya jalan di tempat.
Baca Juga: Ketua RT di Palopo Dipecat Jika Kasus COVID-19 di Wilayahnya Meningkat
Olehnya itu, atas permintaan Kemetrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI), Pemkot Palopo kemudian melakukan pendataan jumlah pelaku usaha ini yang terdampak.
"Hasil pendataan kami menyebutkan ada sekira 680 orang yang bergerak di sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat merasakan dampak akibat Pandemi COVID-19," ujarnya Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palopo, Ilham Hamid.
Bantuan ini disebutkan Ilham Hamid, berupa 680 paket sembako sesuai jumlah data yang di kirim ke Kementrian. Dalam setiap dos berisi berras 5 kg dan makanan siap saji tanpa bahan pengawet.
"Untuk itu kami cepat membagi pake ini karena isinya makan siap saji tanpa bahan pengawet, seperti yang kita ketahui makan tanpa pengawet tingkat kadaluarsanya cepat jadi harus di distribusikan secepatnya," ujarnya.
Dari jumlah tersebut, ada berhenti yang usahanya karena akses wisata di Kota Palopo ditutup akibat Pandemi Corona. Ada pula usaha sektor wisata dan ekonomi kreatif yang pendapatannya hanya jalan di tempat.
Baca Juga: Ketua RT di Palopo Dipecat Jika Kasus COVID-19 di Wilayahnya Meningkat
Olehnya itu, atas permintaan Kemetrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI), Pemkot Palopo kemudian melakukan pendataan jumlah pelaku usaha ini yang terdampak.
"Hasil pendataan kami menyebutkan ada sekira 680 orang yang bergerak di sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat merasakan dampak akibat Pandemi COVID-19," ujarnya Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palopo, Ilham Hamid.
Bantuan ini disebutkan Ilham Hamid, berupa 680 paket sembako sesuai jumlah data yang di kirim ke Kementrian. Dalam setiap dos berisi berras 5 kg dan makanan siap saji tanpa bahan pengawet.
"Untuk itu kami cepat membagi pake ini karena isinya makan siap saji tanpa bahan pengawet, seperti yang kita ketahui makan tanpa pengawet tingkat kadaluarsanya cepat jadi harus di distribusikan secepatnya," ujarnya.
Lihat Juga :