Pelajar SMP Diserang Kelompok Remaja dengan Golok dan Celurit di Alun-alun Palabuhanratu

Kamis, 11 Agustus 2022 - 22:17 WIB
loading...
Pelajar SMP Diserang Kelompok Remaja dengan Golok dan Celurit di Alun-alun Palabuhanratu
Tampak salah seorang pelajar yang berada di pos sekuriti. (Ist)
A A A
PEMALANG - Beberapa pelajar SMP diserang sekelompok remaja di Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (11/8/2022).

Informasi yang dihimpun, kedua kelompok tersebut sudah adu jotos dari tempat sebelumnya. Kelompok pelajar yang terdesak akhirnya berlarian ke lokasi keramaian di sekitar area Alun-alun Palabuhanratu. Kejadian tersebut membuat heboh warga yang sedang berada di lokasi.

Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, Heri (24) mengatakan bahwa terlihat kelompok pelajar berlarian sedang diserang oleh kelompok ramaja yang membawa senjata tajam jenis celurit dan golok. Warga yang melihat kejadian tersebut lalu mengejarnya.

"Kaget, tadi tiba-tiba ada anak sekolah berpakaian hitam-hitam sama hitam abu, logonya merah. Lalu kemudian ada yang di motor membacokan cerulit hingga nancep di jok. Untung aja gak kena kalau kena wah kayanya ada korban," ujar Heri kepada MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut Heri mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, pada saat para pelajar tersebut bubaran pulang sekolah dan kondisi di alun-alun sedang ramai. Salah satu orang pelajar yang lari ke pos sekuriti langsung diamankan sekuriti dan warga.

"Tadi langsung diamanin satu orang, setelah itu kemudian dijemput sama polisi. Beruntung tidak ada korban jiwa, awalnya sempet kaget juga tiba-tiba anak sekolah saling serang di jam bubar sekolah," tambah Heri.

Baca: Geger, Saluran Air Buntu Setelah Dibuka Ternyata Ada Mayat.

Sementara itu sekuriti Setda Kabupaten Sukabumi, Dede Rahman (37) mengatakan bahwa kejadian tersebut mengundang warga mengepung para remaja yang membawa senjata tajam dan kelompok pelajar yang menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Parah! Driver Ojol di Denpasar Raba Paha Siswi SMA.

"Kedua kelompok pelajar dan remaja yang bertikai tersebut melarikan diri setelah dikejar warga. Namun ada satu pelajar yang lari ke pos sekuriti seperti minta perlindungan, diamankan di pos sekuriti lalu dibawa oleh polisi," ujar Dede.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1110 seconds (10.101#12.26)