Icraf-Bappeda Bone Tudang Sipulung di Dua Boccoe Terkait Kegiatan Land4Lives
Senin, 08 Agustus 2022 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Kabar Gembira! PPPK Guru di Bone Dijadwalkan Terima SK pada September 2022
Sementara itu Kepala Bappeda Bone, Ade Fariq Ashar menuturkan, Tudang Sipulung dan Mappatabe ini untuk memperkenalkan program Land4Lives sebelum masuk ke desa.
Dia menyebutkan program Icraf Land4lives merupakan program yang dibiayai pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bappeda melalui bidang ekonomi.
"Kehadiran Icraf ini patut kita syukuri, karena Icraf ini lembaga Internastional bukan lembaga nasional, Icraf di Indonesia Timur, lokusnya itu hanya ada di Bone saja," kata Kepala Bappeda Bone.
Oleh karena itu, dia meminta pemerintah dan masyarakat desa yang ditunjuk untuk mendukung kehadiran program Land4lives untuk kemajuan sumber daya di desa.
"Kita jangan lihat bantuan masuk itu hanya dari segi bantuan fisik, tetapi juga pemberdayaan manusia, jika manusia kita dibantu dibangun jauh lebih besar manfaatnya dari pembangunan fisik, ini adalah investasi masa depan, siapa yang bisa bangun daerah kita 30 tahun ke depan jika kita tidak mulai berdayakan," kata Ade Fariq.
Baca juga:Fahsar Padjalangi Jemput Langsung Jamaah Haji Bone di Asrama Haji Sudiang
Dia menyebutkan alasan Kecamatan Dua Boccoe menjadi salah satu kecamatan yang mendapatkan program Icraf , tak lain lantaran Dua Boccoe merupakan daerah rawan iklim dan bencana banjir.
Sementara itu Kepala Bappeda Bone, Ade Fariq Ashar menuturkan, Tudang Sipulung dan Mappatabe ini untuk memperkenalkan program Land4Lives sebelum masuk ke desa.
Dia menyebutkan program Icraf Land4lives merupakan program yang dibiayai pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bappeda melalui bidang ekonomi.
"Kehadiran Icraf ini patut kita syukuri, karena Icraf ini lembaga Internastional bukan lembaga nasional, Icraf di Indonesia Timur, lokusnya itu hanya ada di Bone saja," kata Kepala Bappeda Bone.
Oleh karena itu, dia meminta pemerintah dan masyarakat desa yang ditunjuk untuk mendukung kehadiran program Land4lives untuk kemajuan sumber daya di desa.
"Kita jangan lihat bantuan masuk itu hanya dari segi bantuan fisik, tetapi juga pemberdayaan manusia, jika manusia kita dibantu dibangun jauh lebih besar manfaatnya dari pembangunan fisik, ini adalah investasi masa depan, siapa yang bisa bangun daerah kita 30 tahun ke depan jika kita tidak mulai berdayakan," kata Ade Fariq.
Baca juga:Fahsar Padjalangi Jemput Langsung Jamaah Haji Bone di Asrama Haji Sudiang
Dia menyebutkan alasan Kecamatan Dua Boccoe menjadi salah satu kecamatan yang mendapatkan program Icraf , tak lain lantaran Dua Boccoe merupakan daerah rawan iklim dan bencana banjir.
Lihat Juga :