Kurir Ninja Express di Mamuju Tengah Hilang, Keluarga Lapor Polisi
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 06:07 WIB
loading...
Keluarga korban menunjukkan foto Jumardy bersama istrinya. Hingga 3 hari hilang tak ada kabar keluarga laor polisi. Foto: iNewsTV/Abdul Wahid
A
A
A
MAMUJU TENGAH - Seorang pria yang juga kurir Ninja Express di Desa Babana, Mamuju Tengah , Sulawesi Barat (Sulbar), Jumardy dilaporkan hilang sejak Senin (1/8/2022).
Karena belum juga pulang, keluarga pun resah dan melaporkannya ke polisi. “Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mamuju Tengah, hingga kini keberadaanya masih belum diketahui,” kata kakak korban, Maskina, Kamis (4/8/2022).
Baca juga: 1 Bulan Tak Pulang, Musmuliadi Ditemukan jadi Kerangka
Awalnya, kabar orang hilang itu diunggah pihak keluarga melalui media sosial. Saat itu, Jumardy berangkat dari rumah orangtuanya di Desa Babana, sejak pukul 5.00 Wita, rencananya menuju rumah sang istri di Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah.
“Tapi berselang 1 jam kepergian Jumardy ke rumah istrinya, di Kecamatan Karossa, pihak keluarga kemudian menemukan hp yang tertinggal di dalam kamar,” tuturnya.
Setelah menemukan HP milik Jumardy di dalam kamar, pihak keluarga kemudian mencoba menelepon istrinya yang berada di Kecamatan Karossa untuk menanyakan keberadaan korban, namun Jumardy belum juga sampai di kediaman istrinya.
Karena belum juga pulang, keluarga pun resah dan melaporkannya ke polisi. “Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mamuju Tengah, hingga kini keberadaanya masih belum diketahui,” kata kakak korban, Maskina, Kamis (4/8/2022).
Baca juga: 1 Bulan Tak Pulang, Musmuliadi Ditemukan jadi Kerangka
Awalnya, kabar orang hilang itu diunggah pihak keluarga melalui media sosial. Saat itu, Jumardy berangkat dari rumah orangtuanya di Desa Babana, sejak pukul 5.00 Wita, rencananya menuju rumah sang istri di Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah.
“Tapi berselang 1 jam kepergian Jumardy ke rumah istrinya, di Kecamatan Karossa, pihak keluarga kemudian menemukan hp yang tertinggal di dalam kamar,” tuturnya.
Setelah menemukan HP milik Jumardy di dalam kamar, pihak keluarga kemudian mencoba menelepon istrinya yang berada di Kecamatan Karossa untuk menanyakan keberadaan korban, namun Jumardy belum juga sampai di kediaman istrinya.
Lihat Juga :