Sadis! Paman Siksa Keponakan dan Dibanting di Depan Neneknya

Jum'at, 29 Juli 2022 - 23:43 WIB
loading...
Sadis! Paman Siksa Keponakan dan Dibanting di Depan Neneknya
MR (11) mengalami luka lebam hingga membiru setelah disiksa pamannya, Y (22) di rumah neneknya di Kampung Layungsari, Desa Sukaraharja, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Foto/MPI/Ricky Susan
A A A
CIANJUR - Seorang bocah 11 tahun mengalami luka lebam hingga membiru di sekujur tubuh setelah mendapat penyiksaan oleh pamannya di rumah neneknya di Kampung Layungsari, Desa Sukaraharja, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat.

Korban yang diketahui bernama MR disiksa oleh pelaku berinisial Y (22) dengan menggunakan sodet besi. Bahkan pelaku tega melempar bocah kelas 5 SD tersebut ke halaman rumah.

Baca juga: Ini Motif Penyiksaan Anak di Sampit Oleh Ibu Kandung dan Kekasihnya

Mengetahui kabar tersebut, Ibu korban Novitasari yang tengah berada di Jakarta melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian melalui telepon seluler.

Belum diketahui penyebab penyiksaan yang dilakukan pelaku terhadap bocah tersebut. Namun, menurut penuturan saksi yang juga nenek korban, Tita Rosita, pelaku Y memukuli korban menggunakan sodet besi.

Tak puas memukuli korban, pelaku melemparkan korban ke halaman rumah. "Saya sampai jerit jerit untuk menghentikannya, namun seperti orang kesetanan dia (pelaku) terus memukuli cucu saya. Dan dia (korban) sempat di lemparkan keluar rumah, saya takut dia tidak bangun lagi," ungkap Tita sambil menangis sedih.

Setelah mendapat laporan, kepolisian dari Polsek Cibeber langsung mendatangi TKP. Petugas kepolisian pun langsung memeriksa kondisi korban. Didapati tubuh korban terdapat luka memar di bagian punggung, pelipis dan pipi kanan serta benjol di kepala.

Baca juga: Buntut Penyiksaan Saksi, Kapolsek Percut Dicopot dan Diproses Hukum

MR merupakan anak pasangan dari Novitasari bersama Fery Irawan yang sudah lama bercerai. Sejak kecil, korban diasuh oleh neneknya Tita Rosita.

Sementara, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu buah sodet besi yang digunakan pelaku untuk memukul korban. Sedangkan, pelaku tidak diketahui keberadaanya sampai berita ini diturunkan.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1411 seconds (10.177#12.26)