Pemprov Jabar Diminta Turun Tangan Tangani Bocah Korban Bullying di Tasikmalaya
Sabtu, 23 Juli 2022 - 06:00 WIB
loading...
DPRD Jabar minta pemerintah turun tangan tangani bocah korban bullying di Tasikmalaya.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - DPRD Jawa Barat meminta Pemprov Jabar dan Pemkab Tasikmalaya turun tangan menangani peristiwa perundungan atau bullying yang diduga menjadi penyebab F, bocah di Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia, Minggu (17/7/2022).
Diketahui, bocah kelas 5 SD itu diduga menjadi korban bullying oleh teman-teman sebayanya. Sebelum meninggal, korban diduga mengalami depresi berat akibat dipaksa teman-temannya memperkosa kucing sambil direkam dan videonya disebarluaskan di media sosial (medsos).
"Semua pihak, mulai dari pemerintah daerah di tempat korban, yakni Pemkab Tasikmalaya hingga Pemerintah Provinsi (Jabar) harus ikut menyelesaikan kasus ini," tegas Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, Jumat (22/7/2022).
Baca juga: Polisi Periksa 15 Saksi Dalami Kematian Bocah Korban Bullying di Tasikmalaya
Ineu menyatakan, DPRD Jabar sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Menurutnya, pendampingan anak oleh keluarga dan sekolah perlu ditingkatkan, agar kasus serupa tidak terulang.
Diketahui, bocah kelas 5 SD itu diduga menjadi korban bullying oleh teman-teman sebayanya. Sebelum meninggal, korban diduga mengalami depresi berat akibat dipaksa teman-temannya memperkosa kucing sambil direkam dan videonya disebarluaskan di media sosial (medsos).
"Semua pihak, mulai dari pemerintah daerah di tempat korban, yakni Pemkab Tasikmalaya hingga Pemerintah Provinsi (Jabar) harus ikut menyelesaikan kasus ini," tegas Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, Jumat (22/7/2022).
Baca juga: Polisi Periksa 15 Saksi Dalami Kematian Bocah Korban Bullying di Tasikmalaya
Ineu menyatakan, DPRD Jabar sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Menurutnya, pendampingan anak oleh keluarga dan sekolah perlu ditingkatkan, agar kasus serupa tidak terulang.
Lihat Juga :