Polisi Periksa 15 Saksi Dalami Kematian Bocah Korban Bullying di Tasikmalaya
Jum'at, 22 Juli 2022 - 12:13 WIB
loading...
Polda Jawa Barat (Jabar) memeriksa 15 orang saksi guna mendalami kematian bocah kelas 5 SD, korban dugaan perundungan (bullying) di Kabupaten Tasikmalaya. Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Polisi memeriksa 15 orang saksi guna mendalami kematian bocah kelas 5 SD, korban dugaan perundungan (bullying) di Kabupaten Tasikmalaya.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, meskipun belum mendapatkan laporan resmi terkait peristiwa tersebut, namun pihaknya berupaya melakukan pendalaman untuk mengungkap peristiwa yang memilukan itu. Baca juga: Geger Bocah Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing, LPA Jabar: Dia Alami Trauma Hebat
Diketahui, korban yang masih berusia 11 tahun itu meninggal dunia usai menjadi korban bullying teman-teman sebayanya. Sebelum meninggal, korban dipaksa teman-temannya untuk menyetubuhi kucing.
Momen tersebut sengaja direkan dan videonya disebarluaskan ke media sosial (medsos) hingga korban mengalami depresi berat dan akhirnya meninggal dunia, Minggu (17/7/2022). "Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi," ujar Ibrahim, Jumat (22/7/2022).
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, meskipun belum mendapatkan laporan resmi terkait peristiwa tersebut, namun pihaknya berupaya melakukan pendalaman untuk mengungkap peristiwa yang memilukan itu. Baca juga: Geger Bocah Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing, LPA Jabar: Dia Alami Trauma Hebat
Diketahui, korban yang masih berusia 11 tahun itu meninggal dunia usai menjadi korban bullying teman-teman sebayanya. Sebelum meninggal, korban dipaksa teman-temannya untuk menyetubuhi kucing.
Momen tersebut sengaja direkan dan videonya disebarluaskan ke media sosial (medsos) hingga korban mengalami depresi berat dan akhirnya meninggal dunia, Minggu (17/7/2022). "Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi," ujar Ibrahim, Jumat (22/7/2022).
Lihat Juga :