Ditreskrimsus Polda Kaltara Ringkus 10 Penambang Emas Ilegal

Jum'at, 22 Juli 2022 - 11:05 WIB
loading...
Ditreskrimsus Polda...
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Utara (Kaltra) menangkap 10 penambang emas liar dan ilegal. Polisi menghentikan aktivitas mereka karena merusak lingkungan
A A A
BULUNGAN - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Utara (Kaltra) menangkap 10 penambang emas liar dan ilegal. Polisi menghentikan aktivitas mereka karena merusak lingkungan dan merugikan pendapatan negara dari sektor sumber daya alam (SDA).

Sepulu pelaku yang ditangkap aparat terebut adalah MM, KH, RS, AW, IH, RR, MN, NA, PA dan BH. Direktur Reskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Hendy F Kurniawan mengatakan, kesepuluh pelaku tambang liar tersebut damankan dari enam lokasi. Baca juga: Penambang Emas di Bengkulu Tewas Tertimbun Longsor saat Bekerja Kumpulkan Material

Kesepuluh orang tersebut, jelasnya, terbagi atas empat kejadian penambangan liar di Sekatak, Kabupaten Bulungan dan dua kejadian di Desa Bikis, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung. "Mereka memiliki peran yang berbeda-beda," ungkap Kombes Pol Hendy F Kurniawan, Jumat (22/7/2022).



Adapun barang bukti penambangan yang diamankan antara lain 132 karung material tanah dan batuan yang diduga mengandung emas. Turut diamankan emas sebanyak 1.006,27 gram, perak sebanyak 4.115,23 gram dan uang tunai sebanyak Rp86.039.000 serta peralatan tambag lainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Bareskrim Geledah Toko...
Bareskrim Geledah Toko Emas di Surabaya, Usut Aliran Dana TPPU Tambang Ilegal
Tokoh Adat Papua Dukung...
Tokoh Adat Papua Dukung Pemerintah Tindak Tegas Tambang Ilegal
Sekretaris Komisi III...
Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng Desak Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Tambang Ilegal Poboya
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved