Tak Ikuti PTM, Belasan Siswa di Cimahi Gagal Lulus dan Putus Sekolah

Selasa, 12 Juli 2022 - 22:39 WIB
loading...
Tak Ikuti PTM, Belasan Siswa di Cimahi Gagal Lulus dan Putus Sekolah
Belasan siswa di Cimahi gagal lulus bahkan putus sekolah karena tidak mengikuti PTM yang diberlakukan. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
CIMAHI - Dinas Pendidikan Kota Cimahi mencatat ada ratusan siswa jenjang SD dan SMP di Kota Cimahi yang tidak naik kelas pada tahun ajaran 2021/2022, bahkan ada yang tidak lulus hingga putus sekolah .

“Memang ada yang tidak naik kelas hingga tidak lulus, penyebabnya karena tidak ikut ujian, tidak ikut ulangan, hingga tidak ikut PTM sama sekali,” beber Kepala Dinas Pendidikan, Kota Cimahi, Harjono, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Peras RS dan Puskesmas di Bekasi, Auditor BPK Jabar Segera Diseret ke Pengadilan

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Cimahi, dari total 46.987 siswa SD yang tercatat, ada 174 siswa kelas 1-5 yang tidak naik kelas. Kemudian ada 7 orang siswa yang putus sekolah dan 3 orang kelas 6 tidak lulus.



Sementara untuk jenjang SMP kelas 7 dan 8 yang totalnya mencapai 13.822 siswa, tercatat ada 38 anak yang tidak naik kelas. Sementara siswa kelas 9 yang tidak lulus tahun ini ada 2 anak dari total 6.731 siswa.

Harjono mengungkapkan, melalui para guru di sekolah sudah berupaya memanggil, termasuk mendatangi langsung ke rumah para siswa yang bermasalah, dari mulai kehadiran hingga tidak ikut ujian.

Diketahui, ternyata ada siswa yang memang sudah malas sekolah dan memilih bekerja hingga siswa yang bersangkutan sudah tidak tinggal di alamat yang terteta di biodatanya. Mereka pun tidak pernah mengikuti PTM yang dilakukan setelah COVID-19 mereda.

Baca juga: Ditagih Janji Soal Pembangunan Gedung Kesenian, Ini Jawaban Pemkot Cimahi

"Jadi ada dua faktor utama. Yaitu sudah malas sekolah dan memang pas dicek siswa yang bersangkutan sudah tidak ada di rumah," sebutnya.

Sedangkan bagi siswa yang tidak naik kelas, pihaknya nanti akan melihat hingga masa daftar ulang dan masuk sekolah. Namun, dirinya memprediksi ratusan siswa SD dan SMP yang tidak naik kelas itu kebanyakan tidak melanjutkan sekolah.

"Paling nantinya kita dorong untuk sekolah non formal seperti Pelatihan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat untuk anak putus sekolah," pungkasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1907 seconds (11.97#12.26)