Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua

Minggu, 10 Juli 2022 - 15:53 WIB
loading...
A A A
Saat ini jumlah tenaga medis tenaga honorer yang digabung dengan rumah sakit 313 di mana kurang lebih 220-an yang terdiri dari orang Pantai dan pendatang/Nusantara. Jadi sekitar 65 persen dari kaum pendatang. Sedangkan tenaga dokter semuanya adalah kaum pendatang.

Sementara itu di tempat yang sama Direktur RSUD Lukas Enembe Samuel Tandisala mengaku untuk sementara para tenaga medis dari luar Papua dalam artian yang non Papua diungsikan. Situasi Kota Kobakma kurang aman saat ini karena berbagai isu dan kabar yang beredar. Sehingga para tenaga medis ini merasa gelisah.

“Di samping itu juga ada trauma-trauma kejadian di wilayah-wilayah Pegunungan yang berdampak langsung di teman-teman Nakes. Walau di tempat lain akan tetapi ini tetap berefek kepada teman-teman di Mamberamo Tengah,” sebutnya.

Baca Juga: Warga Merangin Resah, Jembatan Penghubung Desa Nyaris Ambruk.

Meski demikian, pelayanan di RS Lukas Enembe tetap dilayani, akan tetapi disertai catatan yang bertugas adalah anak-anak asli daerah Mamberamo tengah. "Namun untuk pelayanan IGD tetap dilayani 24 jam dengan catatan dilayani oleh tenaga putra daerah asli," katanya.

Sementara itu, Dokter Sammy yang bertugas di RS Lukas Enembe mengaku merasa berat meninggalkan Kota Kobakma. Akan tetapi karena situasi keamanan yang kurang kondusif sehingga dirinya memilih untuk mengungsi.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved