Sakit Jelang Keberangkatan, 2 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat dari Embarkasi Hang Nadim

Selasa, 21 Juni 2022 - 15:17 WIB
loading...
Sakit Jelang Keberangkatan, 2 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat dari Embarkasi Hang Nadim
Dua calon jamah haji asal Pekanbaru, Riau, batal berangkat ke tanah suci Mekkah, dari Embarkasi Hang Nadim Batam. Foto/Ilustrasi/Antara
A A A
BATAM - Dua calon jamaah haji gagal berangkat ke tanah suci Mekkah, dari Embarkasi Hang Nadim Batam, Kepri, Selasa (21/6/2022). Kedua calon jamaah haji ini, berasal dari Kota Pekanbaru, Riau, tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 6.

Baca juga: Mengharukan! 11 Tahun Menanti, Pria Tunanetra Pamekasan Akhirnya Berangkat Haji

Ketua Kloter 6 Embarkasi Hang Nadim Batam, Fahmi Wahyudi menyebut, kedua calon jamaah haji ini gagal berangkat ke tanah suci Mekkah, karena sakitt. Keduanya batal berangkat, usai mendapatkan nomor manifes.





"Di kloter 6 ini calon jamah haji asal Kota Pekanbaru. Pada awalnya jamaah kita seluruhnya ada 450 orang. Terdiri dari 444 calon jamaah haji, empat petugas kloter, dan dua petugas dari daerah. Namun karena yang dua orang mengundurkan diri setelah keluar manifes jadi batal berangkat," katanya Fahmi, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Kisah Ratu Nilakendra, Raja Kelima Pajajaran Penganut Sekte Tantra yang Mewajibkan Ritual Persetubuhan

Ia menjelaskan, pengambilan sampel tes usap PCR pada JCH dilakukan pada tanggal 19 Juni 2022 sebelum jamaah memasuki asrama Embarkasi Haji Antara Pekanbaru. "Sehari sebelum masuk ke Embarkasi Haji Antara Pekanbaru, kami ambil sampel PCR nya," kata Fahmi.

Berdasarkan hasil tes usap yang diterima dari RSUD Pekanbaru, kata Fahmi, seluruh calon jamaah haji beserta petugas kloter, dan petugas haji daerah dinyatakan negatif COVID-19. Pihaknya mengimbau kepada calon jamaah haji kloter 6 untuk memperhatikan penggunaan alat pelindung diri, seperti sandal untuk menghindari terjadinya iritasi pada telapak kaki.

Baca juga: Di Tengah Gelap, Perwira Polri Pimpin Pasukan Bersenjata Gerebek 3 Rumah di Medan

"Maka imbauan dan harapan kami selaku petugas, seluruh jamaah disarankan tetap memakai APD. Karena kemarin kami mendapatkan informasi dari kloter lain, yang sudah tiba di Madinah panasnya mencapai 47 derajat Celcius, dan ada beberapa jamaah yang telapak kaki nya mulai pecah-pecah," pungkas Fahmi.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2768 seconds (11.97#12.26)