Dokter Spesialis Anak: Jangan Sepelekan Nutrisi bagi Anak Usia Prasekolah
Jum'at, 17 Juni 2022 - 23:16 WIB
loading...
Dokter spesialis anak mengingatkan para orang tua agar tidak menyepelekan asupan nutrisi bagi anak-anak usia 3-5 tahun yang dikenal sebagai anak usia prasekolahusia prasekolah. Foto ist
A
A
A
BOGOR - Dokter spesialis anak, dr MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A mengingatkan para orang tua agar tidak menyepelekan asupan nutrisi bagi anak usia prasekolah. Menurutnya, nutrisi sangat penting bagi anak-anak usia 3-5 tahun yang dikenal sebagai anak usia prasekolah.
Sebab, usia prasekolah merupakan fase di mana anak-anak sudah semakinaktif dan banyak belajar hal baru, mulai dari kemampuan bahasa, kognitif, motorik, hingga sosial dan emosionalnya. Baca juga: Dukung Generasi Maju Indonesia, SGM Eksplor Gelar Kompetisi Berbagi Cerita
“Pada usia tiga tahun, 80 persen perkembangan kognitif anak berkembang pesat terutama dalam lonjakan kosakata. Jadi penting nutrisi bagi perkembangan anak. Jangan sampai disepelekan, terutama nutrisi untuk memaksimalkan perkembangan kognitif saat anak memasuki usia prasekolah," ungkap dokter Ardi, Jumat (17/6/2022).
Dia menjelaskan, tidak lengkapnya nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan kognitif dapat membuat tumbuh kembang anak menjadi terhambat. Bahkan pada beberapa kasus, masalah kekurangan nutrisi dapat berakibat fatal bagi anak.
"Untuk itu, orang tua jangan hanya melihat dari porsi makanan yang dikonsumsi anak, tapi juga harus memperhatikan kualitas asupan nutrisinya. Karena, kebutuhan nutrisi anak cenderung tidak tercukupi dengan baik hanya dari menu makanan sehari-hari," ujarnya..
Sebab, usia prasekolah merupakan fase di mana anak-anak sudah semakinaktif dan banyak belajar hal baru, mulai dari kemampuan bahasa, kognitif, motorik, hingga sosial dan emosionalnya. Baca juga: Dukung Generasi Maju Indonesia, SGM Eksplor Gelar Kompetisi Berbagi Cerita
“Pada usia tiga tahun, 80 persen perkembangan kognitif anak berkembang pesat terutama dalam lonjakan kosakata. Jadi penting nutrisi bagi perkembangan anak. Jangan sampai disepelekan, terutama nutrisi untuk memaksimalkan perkembangan kognitif saat anak memasuki usia prasekolah," ungkap dokter Ardi, Jumat (17/6/2022).
Dia menjelaskan, tidak lengkapnya nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan kognitif dapat membuat tumbuh kembang anak menjadi terhambat. Bahkan pada beberapa kasus, masalah kekurangan nutrisi dapat berakibat fatal bagi anak.
"Untuk itu, orang tua jangan hanya melihat dari porsi makanan yang dikonsumsi anak, tapi juga harus memperhatikan kualitas asupan nutrisinya. Karena, kebutuhan nutrisi anak cenderung tidak tercukupi dengan baik hanya dari menu makanan sehari-hari," ujarnya..
Lihat Juga :