Bupati dan Petinggi Sespim Polri Bahas Komitmen Memutus Mata Rantai COVID-19
Selasa, 23 Juni 2020 - 19:58 WIB
loading...
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna berdiskusi dengan Kepala Sespim Lemdiklat Polri beserta jajaran perwira tinggi Sespim untuk sama-sama memutus mata rantai COVID-19. Foto/Dok.Humas KBB
A
A
A
BANDUNG BARAT - Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna bertemu dengan para petinggi Sekolah Staf dan Pemimpin (Sespim) Lemdiklat Polri di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (23/6/2020).
Hadir pada pertemuan tersebut Kepala Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Rio S Djambak, Koordinator Widyaiswara Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Coki Manurung, dan para perwira tinggi Sespim Polri. (BACA JUGA: Rapid Test Jadi Syarat Beraktivitas, Warga Minta Negara Tanggung Biaya )
"Kami bertemu dengan Kepala Sespim Lemdiklat Polri beserta jajaran perwira tinggi Sespim untuk bersama-sama memutus mata rantai COVID-19. Apalagi Sespim ini ada di Lembang jadi bisa intens berkomunikasi," kata Aa Umbara.
Menurut Bupati, selaku kepala daerah, dirinya akan terus melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai instansi di wilayah Bandung Barat. Selain dalam penanganan COVID-16, juga terkait dengan berbagai program dan kebijakan yang bisa dilakukan.
Seperti dilakukan oleh jajaran Sespim Polri yang melakukan jaring pengaman sosial dengan pembagian sembako di wilayah Lembang. (BACA JUGA: 190 Anak Terpapar Corona, Berli: Terbanyak di Bodebek dan Bandung Raya )
"Penanganan COVID-19 kan tidak bisa parsial, harus bersama-sama, semua elemen turun. Ini perlu dilakukan agar KBB yang sudah berada di zona biru jadi zona hijau," ujar Bupati. (BACA JUGA: Pandemi COVID-19 Sedot 76 Persen Anggaran Infrastruktur di Jabar )
Untuk itu, tutur Umbara, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal itu didasarkan fakta COVID-19 sampai hari ini masih ada dan belum ditemukan vaksinnya. (BACA JUGA: Update COVID-19 Kota Bandung, Landai Tak Ada Kasus Meninggal Baru )
Hadir pada pertemuan tersebut Kepala Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Rio S Djambak, Koordinator Widyaiswara Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Coki Manurung, dan para perwira tinggi Sespim Polri. (BACA JUGA: Rapid Test Jadi Syarat Beraktivitas, Warga Minta Negara Tanggung Biaya )
"Kami bertemu dengan Kepala Sespim Lemdiklat Polri beserta jajaran perwira tinggi Sespim untuk bersama-sama memutus mata rantai COVID-19. Apalagi Sespim ini ada di Lembang jadi bisa intens berkomunikasi," kata Aa Umbara.
Menurut Bupati, selaku kepala daerah, dirinya akan terus melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai instansi di wilayah Bandung Barat. Selain dalam penanganan COVID-16, juga terkait dengan berbagai program dan kebijakan yang bisa dilakukan.
Seperti dilakukan oleh jajaran Sespim Polri yang melakukan jaring pengaman sosial dengan pembagian sembako di wilayah Lembang. (BACA JUGA: 190 Anak Terpapar Corona, Berli: Terbanyak di Bodebek dan Bandung Raya )
"Penanganan COVID-19 kan tidak bisa parsial, harus bersama-sama, semua elemen turun. Ini perlu dilakukan agar KBB yang sudah berada di zona biru jadi zona hijau," ujar Bupati. (BACA JUGA: Pandemi COVID-19 Sedot 76 Persen Anggaran Infrastruktur di Jabar )
Untuk itu, tutur Umbara, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal itu didasarkan fakta COVID-19 sampai hari ini masih ada dan belum ditemukan vaksinnya. (BACA JUGA: Update COVID-19 Kota Bandung, Landai Tak Ada Kasus Meninggal Baru )
Lihat Juga :