190 Anak Terpapar Corona, Berli: Terbanyak di Bodebek dan Bandung Raya
Selasa, 23 Juni 2020 - 18:37 WIB
loading...
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mencatat sebanyak 190 anak di Jabar terpapar virus Corona (COVID-19). Jumlah anak-anak yang terpapar COVID-19 paling banyak terdapat di kawasan Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya.
Kepala Dinkes Provinsi Jabar dr Berli Hamdani mengatakan, berdasarkan laporan, tiga dari 190 anak dalam rentang usia 0 hingga 18 tahun yang terpapar COVID-19 itu meninggal dunia. (BACA JUGA: 190 Anak Terpapar COVID-19, Pengunjung Mal di Kota Bandung Tak Ada Batas Usia )
"Paling banyak berada di Bodebek dan Bandung Raya," kata dr Berli kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (23/6/2020). (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Pasien Sembuh Tembus 7 Kali Lipat dari Meninggal )
Berli mengemukakan, jumlah anak terpapar COVID-19 paling banyak di Bodebek dan Bandung Raya (Kota/Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Cimahi) karena jumlah penduduknya banyak.
Namun Berli tak memperinci angka anak positif COVID-19 di masing-masing kota dan kabupaten di dua kawasan tersebut. Data anak pasien positif COVID-19 di tiap kota dan kabupaten telah diserahkan ke Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Kepala Dinkes Provinsi Jabar dr Berli Hamdani mengatakan, berdasarkan laporan, tiga dari 190 anak dalam rentang usia 0 hingga 18 tahun yang terpapar COVID-19 itu meninggal dunia. (BACA JUGA: 190 Anak Terpapar COVID-19, Pengunjung Mal di Kota Bandung Tak Ada Batas Usia )
"Paling banyak berada di Bodebek dan Bandung Raya," kata dr Berli kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (23/6/2020). (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Pasien Sembuh Tembus 7 Kali Lipat dari Meninggal )
Berli mengemukakan, jumlah anak terpapar COVID-19 paling banyak di Bodebek dan Bandung Raya (Kota/Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Cimahi) karena jumlah penduduknya banyak.
Namun Berli tak memperinci angka anak positif COVID-19 di masing-masing kota dan kabupaten di dua kawasan tersebut. Data anak pasien positif COVID-19 di tiap kota dan kabupaten telah diserahkan ke Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Lihat Juga :