Para Ahli Hidrografi dari 39 Negara Bahas Keamanan Pengelolaan Laut di Bali

Selasa, 07 Juni 2022 - 00:03 WIB
loading...
Para Ahli Hidrografi dari 39 Negara Bahas Keamanan Pengelolaan Laut di Bali
Ahli hidrografi dari 39 negara berkumpul dalam International Hydrographic Organisation di Kuta, Bali, Senin (6/6/2022). Mereka membahas keamanan pengelolaan laut dunia. Foto SINDOnews
A A A
DENPASAR - Ahli hidrografi dari 39 negara berkumpul dalam International Hydrographic Organisation di Kuta, Bali, Senin (6/6/2022). Mereka membahas keamanan pengelolaan laut dunia.

"Lewat pertemuan ini, kami ingin menyamakan persepsi keamanan pengelolaan laut," kata Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL Laksamana Madya Nurhidayat usai membuka pertemuan. Baca juga: PNBP Pengelolaan Ruang Laut Melesat 400 Persen, Ekonomi Biru Jadi Unggulan di 2022

Dia menjelaskan, di dunia ada 14 grup regional pengelolaan laut. Indonesia sendiri masuk dalam tiga grup, yaitu regional Asia, Pasifik dan India utara.



Selama pertemuan, para peserta akan membahas standar baru yaitu peta S-100 yang akan diterapkan di seluruh dunia mulai tahun 2025 mendatang.

Peta itu akan sangat berguna untuk meningkatkan keselamatan navigasi di laut, keamanan maritim , perlindungan ekosistem laut dan pembangunan ekonomi.

Apalagi kegiatan ekspor dan impor barang besar lewat laut. "Bagaimana kapal berlayar dengan benar, melewati jalur yang benar dan patuhi rambu di laut," ujar Nurhidayat. Baca juga: Konferensi Pengelolaan Sumber Daya Laut, Wagub DKI: Nelayan Harus Sejahtera

Bagi Indonesia, peta S-100 sangat penting. Ini tidak terlepas dari Indonesia sebagai negara maritim dengan luas laut yang lebih besar dari daratan, kepulauan terbanyak dan garis pantai terpanjang kedua di dunia.

"Indonesia harus dapat segera mengambil langkah-langkah yang adaptif sesuai dengan keadaan dinamika pembangunan maritim global," imbuhnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2778 seconds (11.97#12.26)