Pameran Seni Digelar di Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:22 WIB
loading...
Pameran seni transformative Constellations H20 digelar di KEK Kura Kura Bali, Denpasar rangkaian dari Tri Hita Karana Universal Reflection Journey (THK URJ). Foto/Ist
A
A
A
DENPASAR - Pameran seni transformative Constellations H20 digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Denpasar sebagai bagian dari rangkaian acara Tri Hita Karana Universal Reflection Journey (THK URJ).
Pameran ini terinspirasi dari suksesnya World Water Forum yang ke-10 di Bali pada Mei 2024, Constellations H20 mengeksplorasi tantangan krisis air global melalui karya seni dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata.
Baca juga: Kunjungi KEK Kura-Kura Bali, Airlangga: Investasi Bisa Capai Rp104 Triliun
Event ini juga menyoroti isu-isu kritisnya air seperti kelangkaan air, kenaikan permukaan laut, dan polusi air. Pameran ini dikurasi oleh Lance Fung, seorang kurator seni dan produser ternama yang dikenal akan proyek seni publik berskala besar yang inovatif.
Pameran ini menampilkan hasil karya dari 12 seniman visioner dari berbagai negara dan komunitas pulau, termasuk Citra Sasmita (Bali, Indonesia), Mariam Alnoaimi (Bahrain), Ragnar Axelsson (Islandia), Carlos Esteves (Kuba), David Gumbs (Martinique), Katie Holton (Irlandia), Sid Natividad (Filipina), Donna Ong (Singapura), Gayan Prageeth (Sri Lanka), Alexis Rockman (AS), Abigail Romanchak (Hawaii), dan Michael Tuffery (Selandia Baru).
Pameran ini terinspirasi dari suksesnya World Water Forum yang ke-10 di Bali pada Mei 2024, Constellations H20 mengeksplorasi tantangan krisis air global melalui karya seni dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata.
Baca juga: Kunjungi KEK Kura-Kura Bali, Airlangga: Investasi Bisa Capai Rp104 Triliun
Event ini juga menyoroti isu-isu kritisnya air seperti kelangkaan air, kenaikan permukaan laut, dan polusi air. Pameran ini dikurasi oleh Lance Fung, seorang kurator seni dan produser ternama yang dikenal akan proyek seni publik berskala besar yang inovatif.
Pameran ini menampilkan hasil karya dari 12 seniman visioner dari berbagai negara dan komunitas pulau, termasuk Citra Sasmita (Bali, Indonesia), Mariam Alnoaimi (Bahrain), Ragnar Axelsson (Islandia), Carlos Esteves (Kuba), David Gumbs (Martinique), Katie Holton (Irlandia), Sid Natividad (Filipina), Donna Ong (Singapura), Gayan Prageeth (Sri Lanka), Alexis Rockman (AS), Abigail Romanchak (Hawaii), dan Michael Tuffery (Selandia Baru).
Lihat Juga :