7 Saksi Diperiksa Terkait Penyerangan 2 Wanita Tenaga Medis di Sorong Selatan

Kamis, 02 Juni 2022 - 10:28 WIB
loading...
7 Saksi Diperiksa Terkait Penyerangan 2 Wanita Tenaga Medis di Sorong Selatan
Polisi memeriksa tujuh saksi penyerangan terhadap dua tenaga medis di Kampung Mlasuat, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripatty
A A A
SORONG SELATAN - Satreskrim Polres Sorong Selatan, memeriksa sebanyak tujuh saksi terkait penyerangan brutal terhadap dua wanita tenaga medis, Hanni Ulfa (32) dan Retno Ermawati (30). Serangan brutal oleh orang tak dikenal itu, terjadi pada Jumat (29/5/2022).

Baca juga: Sadis! OTK Serang 2 Wanita Tenaga Medis di Puskesmas Saifi Secara Brutal

Penyelidikan yang dilakukan polisi, untuk mengungkap pelaku serta motif penyerangan brutal tersebut. Ada dugaan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dalam serangan brutal hingga membuat dua wanita tenaga medis terluka parah.



Dua wanita tenaga medis yang diserang orang tak dikenal tersebut, merupakan tenaga kontrak di Puskesmas Saifi, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan. Mereka diserang secara brutal, saat hendak menuju ke tempat tugas.

Baca juga: Detik-detik Penggerebekan Kades Pulutan saat Selingkuhi Istri Tetangga

Saat kejdian penyerangan, kedua wanita tenaga medis ini berboncengan dengan sepeda motor. Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba diserang orang tak dikenal di jalan dekat Kampung Mlasuat.

Kasatreskrim Polres Sorong Selatan, Ipda Navil Viro Yudho mengatakan, dalam kasus penyerangan ini sebanyak tujuh orang saksi termasuk dua saksi kunci, telah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik.

"Kami juga telah memeriksa sejumlah CCTV di beberapa titik yang merupakan tempat perlintasan korban maupun pelaku penyerangan. Untuk ciri-ciri pelaku penyerangan, telah dapat diidentifikasi," tegas Navil.

Baca juga: Madiun Gempar! Seorang Pria Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal saat Hendak Sholat Subuh

Pasca penyerangan brutal oleh orang tak dikenal terhadap dua wanita tenaga kesehatan tersebut, pengamanan di wilayah Teminabuan, yang merupakan ibu kota Kabupaten Sorong Selatan, diperketat.

Polisi terus melakukan razia terhadap kendaraan roda dua dan empat. Langkah ini dilakukan, untuk memantau pergerakan para pelaku penyerangan yang telah teridentifikasi.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1683 seconds (10.177#12.26)