Perang Lawan Penjahat Jalanan, Polresta Cirebon Ringkus 2 Pimpinan Geng Motor
Jum'at, 27 Mei 2022 - 17:18 WIB
loading...
Anggota Satreskrim Polresta Cirebon, berhasil meringkus dua anggota geng motor dan tiga pemuda pembuat onar, Jumat (27/5/2022) siang. Foto/iNews TV/Toiskandar
A
A
A
CIREBON - Dua anggota geng motor dan tiga pemuda yang sering berbuat onar, tak berkutik saat diringkus anggota Satreskrim Polresta Cirebon, Jumat (27/5/2022) siang. Mereka diduga telah melakukan aksi kekerasan di 11 Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca juga: Mencekam! Geng Motor Kota Medan Serang Warga Pakai Petasan
Tak hanya melukai korban, para pelaku kekerasan dari geng motor yang berbeda ini, juga telah membunuh korbannya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita celurit, ponsel, sepeda motor, bendera dan jaket geng motor.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman mengatakan, dua anggota geng motor yang berhasil diringkus, berinisial T dari XTC, dan F dari RPM. "Keduanya ditangkap di tempat persembunyiannya, tanpa perlawanan," tegasnya.
Baca juga: Depok Sleman Geger! Karyawan Muda Tewas Tak Berbaju di Kamar Kos Elite
Dihadapan penyidik Satreskrim Polresta Cirebon, kedua anggota geng motor ini mengakui seluruh perbuatannya. "Mereka mengaku sudah melakukan aksi brutal di 11 TKP, di wilayah Cirebon timur," tutur Arif.
Baca juga: Mencekam! Geng Motor Kota Medan Serang Warga Pakai Petasan
Tak hanya melukai korban, para pelaku kekerasan dari geng motor yang berbeda ini, juga telah membunuh korbannya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita celurit, ponsel, sepeda motor, bendera dan jaket geng motor.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman mengatakan, dua anggota geng motor yang berhasil diringkus, berinisial T dari XTC, dan F dari RPM. "Keduanya ditangkap di tempat persembunyiannya, tanpa perlawanan," tegasnya.
Baca juga: Depok Sleman Geger! Karyawan Muda Tewas Tak Berbaju di Kamar Kos Elite
Dihadapan penyidik Satreskrim Polresta Cirebon, kedua anggota geng motor ini mengakui seluruh perbuatannya. "Mereka mengaku sudah melakukan aksi brutal di 11 TKP, di wilayah Cirebon timur," tutur Arif.
Lihat Juga :