Razia Pajak Kendaraan di Jalan Belum Digelar karena Masih Pandemi
Selasa, 23 Juni 2020 - 08:20 WIB
loading...
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel masih mempertimbangkan melakukan penertiban kendaraan di jalan untuk meraup pemasukan kas daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB). Foto : SINDOnews/Doc
A
A
A
MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel masih mempertimbangkan melakukan penertiban kendaraan di jalan untuk meraup pemasukan kas daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB).
Kepala Bidang Perencanaan dan Pelaporan Bapenda Sulsel, Reza Faisal Saleh mengatakan, meski menjadi salah satu cara efektif, namun penertiban di jalan belum dijadwalkan dikarenakan masih pandemi COVID-19.
"Kita masih liat situasi kondisi dulu. Karena saat ini masih pandemi COVID-19. Selama ini belum ada rencana lagi untuk jalan penertiban di jalan," ungkap Reza kepada SINDOnews. Baca : Catat, Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Sisa Dua Pekan Lagi
Diketahui, penertiban jalan untuk meraup PKB, cukup mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, pemasukan dari PKB menyumbang nilai terbesar terhadap pendapatan daerah.
Oleh karena itu, Reza tak menampik, pendapatan sempat anjlok dengan kondisi COVID-19. Apalagi pelayanan di tiap unit samsat, sempat dibatasi. "Sekitar bulan April-Mei memang anjlok penerimaan. Apalagi kan sempat kita kurangi pelayanan. Meski demikian, kondisi ini berangsur-angsur mulai pulih," jelas Dia.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pelaporan Bapenda Sulsel, Reza Faisal Saleh mengatakan, meski menjadi salah satu cara efektif, namun penertiban di jalan belum dijadwalkan dikarenakan masih pandemi COVID-19.
"Kita masih liat situasi kondisi dulu. Karena saat ini masih pandemi COVID-19. Selama ini belum ada rencana lagi untuk jalan penertiban di jalan," ungkap Reza kepada SINDOnews. Baca : Catat, Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Sisa Dua Pekan Lagi
Diketahui, penertiban jalan untuk meraup PKB, cukup mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, pemasukan dari PKB menyumbang nilai terbesar terhadap pendapatan daerah.
Oleh karena itu, Reza tak menampik, pendapatan sempat anjlok dengan kondisi COVID-19. Apalagi pelayanan di tiap unit samsat, sempat dibatasi. "Sekitar bulan April-Mei memang anjlok penerimaan. Apalagi kan sempat kita kurangi pelayanan. Meski demikian, kondisi ini berangsur-angsur mulai pulih," jelas Dia.
Lihat Juga :