Cerita Mistis Batu Kapal di Balik Film KKN di Desa Penari Jadi Jalur Nyi Roro Kidul ke Merapi

Kamis, 19 Mei 2022 - 12:49 WIB
loading...
Cerita Mistis Batu Kapal...
Pengelola Batu Kapal menunjukkan batu yang digunakan Nyi Badarawuh saat beradegan tiduran dililit dua ular besar. FotoMPI/Erfan Erlin
A A A
GUNUNGKIDUL - Nyi Badarawuh tidur di atas batu, lalu tubuhnya dililit dua ular besar. Peristiwa mendebarkan itu, menjadi bagian dalam film " KKN di Desa Penari". Namun siapa sangka, adegan mendebarkan itu pengambilan gambarnya dilakukan di Batu Kapal.

Baca juga: Rumah Bekas Film KKN di Desa Penari Dijual Rp60 Juta, Pernah Terjadi Hal Mistis

Batu Kapal merupakan objek wisata yang berada di Dusun Klenggotan RT 1 Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan. Di lokasi ini, sejumlah adegang film " KKN di Desa Penari" diambil gambarnya.



Wakil Ketua Pokdarwis Batu Kapal, Syamsi Dwi A Safarudin (56) membenarkan jika objek wisata Batu Kapal, pernah dijadikan lokasi syuting film " KKN di Desa Penari". Namun kala itu, Batu Kapal belum menjadi sebuah obyek wisata seperti sekarang ini.

Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Ranjang Jadi Motif NN Lakukan Poliandri hingga Diusir dari Desa

Syamsi menduga, selain karena eksotisme Batu Kapal, pengambilan gambar film " KKN di Desa Penari" juga karena cerita mistis di balik Batu Kapal. Didukung oleh suasana mistis di objek wisata Batu Kapal, di mana kontur sungai dipenuhi batu purba dengan lekuk eksotis.

"Di sini juga ada sebuah pohon Munggur, yang telah dililiti oleh pohon beringin. Bahkan pernah ada orang yang meninggal karena jatuh ketika berusaha memotong pohon Munggur tersebut," tambahnya.

Samsyi menyebut Batu Kapal berada di Sungai Opak yang berhulu langsung di Gunung Merapi, serta bermuara di Pantai Selatan yaitu wilayah Parangtritis. Konon Sungai Opak menjadi satu-satunya jalur Nyi Roro Kidul, ketika ingin sowan ke Gunung Merapi.

Baca juga: Jelang Jumat Legi, Gunung Merapi Luncurkan Wedus Gembel Sejauh 2,5 Km

Bahkan orang zaman dahulu sering mengungkapkan atau melarang anak-anak kecil pergi ke sungai selepas magrib. Karena ketika ada bunyi Gemerincing itu menandakan Nyi Roro Kidul Tengah melintas untuk bertemu dengan penguasa Gunung Merapi.

Tak hanya itu itu di kawasan Sungai Batu Kapal ini juga ada pertapaan, yang konon juga menjadi salah satu lokasi meninggalnya seorang penjaga kereta tebu. Di samping juga ada sebuah tempuran atau pertemuan dua sungai. "Di tempuran ini sering digunakan untuk ritual berendam, agar hajatnya terkabul. Sampai sekarang juga masih ada yang berendam," ungkapnya

Syamsi mengatakan, syutingnya itu 15 Januari 2020. Kalau di Gunungkidul, katanya November. Di Batu Kapal syuting dilaksaknakan pada pertengahan Januari, kemungkinan karena ada adegan tambahan di sungai.

Baca juga: 2 Ekor Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Mangsa Ayam Gemparkan Warga Deli Serdang

Kala itu Batu Kapal memang belum menjadi destinasi wisata. Baru sekitar tiga bulan kemudian, atau di bulan April warga kemudian mulai merintis Batu Kapal, menjadi sebuah objek wisata. Warga mulai kerja bakti melakukan pembersihan dan penataan kawasan tersebut.

Syamsi menuturkan, syutingnya sendiri dilakukan hanya dalam waktu satu hari. Kru film tersebut mengambil gambar dari pagi sampai tengah malam, karena ada adegan malam hari. Dan tidak ada warga yang dilibatkan dalam kegiatan ini. "Itu adegannya hanya sedikit, yaitu Badarawuhi dililit ular saat tertidur di atas batu, batunya ya Batu Kapal yang ada di tengah sungai," paparnya.

Selain membawa ratusan kru, kala itu mereka juga membawa dua ekor ular besar dan ular-ular kecil lainnya. Untuk ular-ular kecil yang mereka bawa dimasukkan ke dalam sebuah keranjang kotak, sementara ular besar diletakkan di masing-masing sebuah kandang.

Baca juga: Gasak 2 Unit TV di Rumah Kosong, Ade Putra Babak Belur Dihajar Warga

Batu Kapal memang menjadi salah satu tempat yang beberapa kali digunakan untuk syuting film. Selain syuting film " KKN di Desa Penari", Batu Kapal juga pernah menjadi lokasi syuting "Sang Maestro Ki Hajar Dewantara". "Ada satu film lagi. Cuma kami tidak tahu filmnya apa," tutur dia.

Untuk film " KKN di Desa Penari" memang tidak ada warga yang dilibatkan, namun ketika syuting film "Sang Maestro Ki Hajar Dewantara" setidaknya ada 15 warga yang terlibat dalam proses syuting. Mereka berperan mengangkat buaya dan menangkap Harimau.

Cukup seringnya Batu Kapal menjadi lokasi pengambilan gambar atau film, memang tidak lepas dari keindahan objek wisata ini, serta juga cerita mistis yang melatarbelakanginya. Tentu hal tersebut semakin memperkuat cerita horor film " KKN di Desa Penari".
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Horor, Seorang Pria...
Horor, Seorang Pria di Purwakarta Ngamuk dan Bacok 13 Warga di Jalanan
BCA Dorong Penghematan...
BCA Dorong Penghematan Belanja Rumah Tangga lewat Rumah Pangan Hidup di Goa Pindul
Imbas Macet Parah di...
Imbas Macet Parah di Tanjung Priok, Pelindo Berikan Kompensasi pada Sopir dan Pemilik Kargo
Kronologi Macet Horor...
Kronologi Macet Horor di Jakarta Utara Bersumber dari Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan NPCT1
Hujan Deras, Banjir...
Hujan Deras, Banjir Rendam SMP 3 Semanu Gunungkidul
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved