Wanita Berjubah Putih Depresi Terlilit Utang Pinjol Rp39 Juta, Keliling Minta Sumbangan hingga Bikin Resah

Minggu, 15 Mei 2022 - 21:24 WIB
loading...
Wanita Berjubah Putih Depresi Terlilit Utang Pinjol Rp39 Juta, Keliling Minta Sumbangan hingga Bikin Resah
Wanita berjubah putih diperiksa petugas, karena meresahkan warga Pringsewu. Foto/MPI/Indra Siregar
A A A
PRINGSEWU - Wanita berjubah putih yang mondar-mandir meminta sumbangan, meresahkan warga Pringsewu, Lampung. Wanita tersebut dalam beberapa hari terakhir, sering meminta sumbangan dengan langsung mendatangi rumah warga.

Baca juga: Waspada! Penipuan Penawaran Pinjaman Berkedok LPS Berkeliaran

Dalam aksinya meminta sumbangan, wanita ini selalu mengenakan pakaian serba putih, bercadar dan memakai kaca mata hitam. Meski tidak melakukan pemaksaan saat meminta sumbangan, namun tindakannya membuat resah dan takut sebagian warga.



Warga mengabadikan melalui ponsel dan mengunggahnya ke media sosial, sehingga menjadi viral. Kapolres Pringsewu, AKBP Rio Cahyowidi menjelaskan, wanita yang telah membuat resah ini, merupakan warga Pekon Bandung Barat, Sukoharjo, Pringsewu, berinisial NH (43).

Baca juga: Dini Hari Pasukan TNI AD Bersenjata Lengkap Jalan Kaki Susuri Gang Kecil di Cirebon Cari Anggota Geng Motor

NH akhirnya ditangkap petugas di wilayah Kecamatan Sukoharjo. "Yang bersangkutan saat ini sedang dimintai keterangan di Polres Pringsewu, untuk mengetahui aktivitasnya meminta sumbangan," ujar Rio Cahyowidi, Minggu (15/5/2022)

Setelah menjalani pemeriksaan, dan didampingi keluarganya serta aparat Pekon, terungkap penyebab NH meminta-minta sumbangan kepada warga. NH depresi terlilit utang puluhan juta rupiah, dari sejumlah aplikasi pinjaman online.

Wanita Berjubah Putih Depresi Terlilit Utang Pinjol Rp39 Juta, Keliling Minta Sumbangan hingga Bikin Resah


Kegiatan meminta sumbangan tersebut, telah dilakukan dalam kurun waktu satu tahun terakhir, dan dipergunakan untuk membayar utang dari 11 aplikasi pinjaman online, yang mencapai Rp39 juta.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2809 seconds (11.97#12.26)