AS dan Rusia Bahas Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir Pekan Depan

Sabtu, 20 Juni 2020 - 23:15 WIB
loading...
AS dan Rusia Bahas Perjanjian...
AS dan Rusia akan membahas masa depan kontrol senjata nuklir di Austria pada pekan depan. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Rusia dilaporkan akan membahas masa depan perjanjian pengendalian senjata nuklir pada Senin dan Selasa pekan depan. Perwakilan AS dan Rusia akan bertemu di Austria. Depertamen Luar Negeri AS menyatakan pihaknya akan menugaskan Marshall Billingslea, utusan khusus Presiden AS untuk membahas topik tersebut.

"Amerika Serikat telah memperluas undangan terbuka ke Republik Rakyat China untuk bergabung dalam diskusi ini, dan telah memperjelas perlunya ketiga negara untuk mengejar negosiasi pengendalian senjata dengan itikad baik," kata Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/6/2020).

Baca Juga: Amerika Berencana Uji Coba Nuklir Pertama Kalinya Sejak 1992

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali meminta China untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Rusia dalam pembicaraan mengenai perjanjian pengendalian senjata nuklir untuk menggantikan perjanjian New START 2010.

Perjanjian New START, yang memberlakukan batas terakhir penyebaran senjata nuklir strategis yang tersisa di AS dan Rusia masing-masing tidak lebih dari 1.550, berakhir pada bulan Februari mendatang.

China, diperkirakan memiliki sekitar 300 senjata nuklir, telah berulang kali menolak proposal Trump. Minggu lalu, Billingslea mengatakan bahwa dia telah setuju dengan Ryabkov tentang waktu dan tempat untuk negosiasi pada bulan Juni.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Laboratorium Narkoba...
Laboratorium Narkoba di Gianyar Bali Digerebek, 2 WNA Rusia Ditangkap
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
10 Wilayah di Indonesia...
10 Wilayah di Indonesia Diprediksi Terdampak Tsunami Rusia, Ini Lokasinya
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Rekomendasi
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Berita Terkini
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved