Memilukan! Ayah Gagahi Anak Kandung hingga Melahirkan, Keluarga Enggan Lapor Polisi

Selasa, 03 Mei 2022 - 23:32 WIB
loading...
Memilukan! Ayah Gagahi Anak Kandung hingga Melahirkan, Keluarga Enggan Lapor Polisi
Keluarga korban masih enggan melaporkan kasus persetubuhan ayah kepada anak kandungnya. Foto/iNews TV/Ismail Yugo
A A A
BENGKULU UTARA - Sungguh memilukan nasib gadis remaja berinisial AS (16). Gadis yang harusnya masih menikmati indahnya masa remaja tersebut, justru menanggung aib karena diduga telah disetubuhi ayah kandungnya sendiri, hingga melahirkan bayi.

Baca juga: Bejat! Pengusaha Kayu di Bengkulu Utara Perkosa Putri Kandung sampai Hamil dan Melahirkan

Persetubuhan terhadap anak kandung ini, diduga dilakukan oleh seorang pengusaha kayu berinisial KT (48) warga Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Lebih parahnya lagi, hingga saat ini pihak keluarga masih enggan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.



Hal ini terkuak saat kepolisian melakukan kordinasi dengan pemerintah desa setempat. Keterangan dari perangkat desa, menyebutkan kejadian persetubuhan pelaku kepada anak kandungnya benar terjadi. Namun keluarganya enggan melapor ke polisi.

Baca juga: Mencekam! Warga Teriak Histeris Sebelum Mobil Hitam Hancur Ditabrak Kereta Api

" Persetubuhan terhadap anak kandung benar terjadi. Saat ini korban sudah melahirkan seorang anak yang menurut keterangan korban kepada keluarga korban, bahwa anak tersebut merupakan hasil dari persetubuhan korban dan orang tua kandung korban," kata Kapolsek Padang Jaya, Iptu Edi Purwanto.

Baca juga: Polantas Ini Langsung Lemas saat Diringkus Anggota Polsek Delitua

Edi Purwanto mengatakan, pihaknya telah menyarankan keluarga korban untuk segera melapor. Namun, pihak keluarga masih enggan membuat laporan resmi dengan dalih menjaga kondisi pisikologi dan kesehatan korban usai melahirkan. Menyikapi kasus ini, Polsek Padang Jaya akan berkordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bengkulu Utara.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2130 seconds (10.55#12.26)