alexametrics

Pesananan Tas Sepi, Pengusaha Ini Banting Setir Produksi Face Shield

loading...
Pesananan Tas Sepi, Pengusaha Ini Banting Setir Produksi Face Shield
Pekerja menyelesaikan produksi Face Shield di Industri Kecil Menengah (IKM) Polo Global di Surabaya, Jawa Timur. Foto: SINDONews/Ali Masduki
A+ A-
SURABAYA - Sepinya pemesanan tas akibat pandemi COVID-19, salah satu pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Surabaya akhirnya banting setir memproduksi face shield atau pelindung wajah. Alhasil, kini pemesanan pelindung wajah terus mengalir jelang penerapan new normal.

Pemilik IKM, Andy Hwantono, mengatakan sejak empat bulan lalu usaha tasnya dihantam pandemi. Bahkan selama empat bulan tidak ada penjualana sama sekali. Tak ingin karyawannya menganggur, akhirnya Andy memutuskan untuk memproduksi alat pelindung diri (APD). Para pekerja yang biasa membuat tas itupun akhirnya beralih memproduksi hazmat dan face shield.

"Kan kasihan kalau karyawan saya rumahkan. Sejak Corona kami membuat face shield,"ucapnya. (Baca juga : Ajak Kapolri ke Malang, Panglima TNI Blusukan ke Mall dan Pasar)

Jelang new normal ini, lanjut Andy, pesanan face shield terus meningkat. Sejumlah perusahaan swasta banyak pesan dengan brand khusus. "Dalam sehari kami bisa menyelesaiakan pemesanan hingga 3000 pcs,"katanya.



Andy memproduksi dua macam face shield. Varian pertama face shield dibuat biasa seperti yang sudah ada dipasaran. Kemudian face shield digabungkan dengan kacamata, sehingga pemakai tidak perlu lagi mengenakan kacamata terpisah.

"Kacamata yang kami pakai sudah ber-SNI. Jadi mudah dipakai dan terlihat keren,"pungkasnya.
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak