Kisah Kesedihan Pemudik di Madina, Terlambat Pulang Kampung Gara-gara Terjebak Macet

Senin, 02 Mei 2022 - 10:42 WIB
loading...
Kisah Kesedihan Pemudik di Madina, Terlambat Pulang Kampung Gara-gara Terjebak Macet
Sejumlah pemudik masih terlihat melintas di Jalur Lintas Sumatera Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Foto/inews TV/Husein Lubis
A A A
MANDAILING NATAL - Kepiluan dirasakan para pemudik di Jalur Lintas Sumatera, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Mereka terlambat pulang kampung, dan masih harus melintasi Jalur Lintas Sumatera di saat Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H berlangsung.

Baca juga: Ribuan Umat Muslim Kota Sorong Penuh Suka Cita Menggelar Sholat Idul Fitri di Pantai

Para pemudik ini terlambat sampai di kampung halamannya, gara-gara terjebak macet di jalur mudik. Mereka harus merayakan hari pertama lebaran di jalan menuju kampung halamannya masing-masing. Di antara pemudik tersebut, banyak yang menggunakan sepeda motor.



Para pemudik yang masih terlihat ramai melintas di Jalur Lintas Sumatera Madina, berasal dari Kota Medan, yang hendak menuju ke Kota Padang, Sumatera Barat. Junaidi, pemudik bermotor yang turut merasakan suasana lebaran di perjalanan, mengaku terjebak macet saat perjalanan karena ramainya pemudik.

Baca juga: Batang Gempar! Pulang Mudik dari Jakarta, Pemuda Ini Habisi Nyawa Kakaknya di Malam Takbiran

"Saya baru bisa mudik ke kampung halaman Minggu (1/5/2022), lantaran THR baru dibayarkan. Di perjalanan, kondisi lalu lintas sangat padat, karena banyak yang juga ingin mudik setelah ada kebijakan diperbolehkannya mudik lebaran," ujar buruh yang hendak mudik ke Padang tersebut.

Baca juga: Dendam 3 Motor Dijual untuk Foya-foya, Picu Adik Bunuh Kakak di Malam Takbiran yang Gembarkan Batang

Baginya, apapun rintangan yang ada di jalan, tetap akan dilalui untuk dapat sampai di kampung halaman dengan selamat. Dia mudik menggunakan sepeda motor berombongan dengan teman-temannya, yang juga hendak pulang kampung ke Padang.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2870 seconds (11.210#12.26)