44 Santri dan Santriwati Rumah Tahfidzul Qur'an An Nur Siwa Diwisuda

Jum'at, 29 April 2022 - 20:50 WIB
loading...
44 Santri dan Santriwati Rumah Tahfidzul Quran An Nur Siwa Diwisuda
Suasana wisuda santri Rumah Tahfidzul Quran An Nur Siwa di Masjid Fastabiqul Khairat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Siwa. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A A A
WAJO - 44 santri dan satriwati di Rumah Tahfidzul Qur'an An Nur Siwa, Kecamatan Pitumpanua, diwisuda. Mereka dinyatakan lulus sebagai penghafal Alquran 5 juz usai dikarantina 20 hari selama Ramadhan 1443 hijriah.

Pembina Rumah Tahfidzul Qur’an An Nur, Elfrianto mengatakan, pelaksanaan wisuda santri dan satriwati berlangsung di Masjid Fastabiqul Khairat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Siwa, kemarin.

Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Dorong Anak-anak Menjadi Penghafal Al-Qur'an

Wisuda mengangkat tema "Membentuk generasi gemilang berahlak Qurani dalam menyosngsong bulan suci Ramadhan".

"Alhamdulillah, ini adalah mahakarya kolektif yang insyallah akan menjadi amal jariyah dan penolong di akhirat kelak," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (29/4/2022).

Elfrianto yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Wajo itu menjelaskan, program ini bisa mencetak generasi yang berkarater Qurani, yaitu generasi relijius, beradab dan berilmu, yang mampu menjadi penolong dan kebanggaan, agama, bangsa dan orang tua di dunia dan di akhirat.

Baca juga: Mayor Laut Nabil Prihatin Al-Quran Dilupakan, Dirikan Pesantren Pakai Kocek Pribadi

Sebagai dukungan dalam kegiatan tersebut, anggota Komisi III itu juga memberikan bantuan berupa dana kepada santri dan santriwati yang berprestasi dan menjadi donatur Rumah Tahfidzul Qur’an An Nur.

"Ini bentuk support dan motivasi kepada satri lainnya agar giat belajar dan menjadi generasi penerus kepemimpinan bangsa yang memiliki etika dan moral yang luhur," jelasnya.

Pimpinan Rumah Tahfidzul Qur’an An Nur, Ustaz Harun Ar-Rifai mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi penghafal Alquran dan siap menghadapi tatangan akhir zaman.

Baca juga: 3 Tingkatan Mempelajari Ilmu Al-Qur'an

"Harapan kami tidak kalah penting adalah membentuk generasi Qur'ani yang kuat iman dan taqwanya. Jadilah generasi akhirat dan janganlah kalian menjadi generasi dunia," harap Ustaz Harun.

"Jadilah pusaran kebaikan dimanapun kita berada dan menjadi manusia yang dicintai Allah Azza Wa Jalla, yaitu manusia yang banyak manfaatnya dengan sesama dimanapun kita berada," pungkasnya.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1395 seconds (10.55#12.26)