Bahas LKPJ, Dewan Pertanyakan Penurunan PAD dan Realisasi Fisik
Selasa, 19 April 2022 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Bappeda mengakui, sejumlah pekerjaan fisik di Kota Palopo tidak sampai 100 persen, bahkan sebagian besar tidak selesai hingga 100 persen.
"Memang juga dananya tidak cair 100 persen kendalanya secara teknis akan dijelaskan OPD terkait. Kami di Bappeda setiap triwulan monitor, pada triwulan pertama alasannya belum masuk Syrup, masuk triwulan kedua itu alasannya masalah teknis begitu pula triwulan ketiga ataupun keempat," jelasnya.
"Kami laporkan rata-rata kegiatan sekira 92 persen tapi dananya kami bayarkan 90 persen, baik itu dari dana DAU, dana DAK termasuk dana transferan," lanjutnya.
Baca Juga: Kanim Palopo Musnahkan 33.798 Arsip Berkas Permohonan Dokumen Perjalanan
Sementara itu, terkait pembangunan Kantor DPRD Palopo , Kepala Bidang Anggaran, Emil, mengakui, realisasi fisik proyek tersebut belum sampai 100 persen dan rekanan melanjutkan pekerjaan bangunan di bulan Januari 2022.
"Realisasi kantor DPRD, data SP2D bulan 12 untuk anggaran sudah terserap sekitar 100 persen tetapi SP2D ada garansi yang dijaminkan, jadi untuk mekanisme ada garansi Bank. Bobot fisik 80 persen, 20 persen ada penjaminan ke Bank, jadi dananya 100 persen kami bayarkan namun tidak seluruhnya ke rekanan," kuncinya.
"Memang juga dananya tidak cair 100 persen kendalanya secara teknis akan dijelaskan OPD terkait. Kami di Bappeda setiap triwulan monitor, pada triwulan pertama alasannya belum masuk Syrup, masuk triwulan kedua itu alasannya masalah teknis begitu pula triwulan ketiga ataupun keempat," jelasnya.
"Kami laporkan rata-rata kegiatan sekira 92 persen tapi dananya kami bayarkan 90 persen, baik itu dari dana DAU, dana DAK termasuk dana transferan," lanjutnya.
Baca Juga: Kanim Palopo Musnahkan 33.798 Arsip Berkas Permohonan Dokumen Perjalanan
Sementara itu, terkait pembangunan Kantor DPRD Palopo , Kepala Bidang Anggaran, Emil, mengakui, realisasi fisik proyek tersebut belum sampai 100 persen dan rekanan melanjutkan pekerjaan bangunan di bulan Januari 2022.
"Realisasi kantor DPRD, data SP2D bulan 12 untuk anggaran sudah terserap sekitar 100 persen tetapi SP2D ada garansi yang dijaminkan, jadi untuk mekanisme ada garansi Bank. Bobot fisik 80 persen, 20 persen ada penjaminan ke Bank, jadi dananya 100 persen kami bayarkan namun tidak seluruhnya ke rekanan," kuncinya.
(agn)
Lihat Juga :