Tolak Penundaan Pemilu, Mahasiswa Terlibat Kericuhan di Jalur Pantura Cirebon

Sabtu, 09 April 2022 - 18:18 WIB
loading...
Tolak Penundaan Pemilu, Mahasiswa Terlibat Kericuhan di Jalur Pantura Cirebon
Kericuhan mewarnai unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di jalur Pantura Cirebon Jawa Barat, Sabtu (9/4/2022). Foto/iNews TV/Toiskandar
A A A
CIREBON - Ratusan mahasiswa terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian di Jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/4/2022). Massa mahasiswa yang menolak wacana penundaan Pemilu 2024, dan perpanjangan masa jabatan presiden, memblokade Jalur Pantura di Simpang Empat Pleret.

Baca juga: Mahasiswa Tolak Jabatan Presiden 3 Periode, Terlibat Ricuh di Depan Gedung DPRD Cirebon

Massa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Cirebon tersebut, juga menuntut pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan pokok. Lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok, dinilai oleh koordinator aksi, Sugiyanto, telah mencekik dan menyengsarakan rakyat.



Akibat aksi demonstrasi tersebut, Jalur Pantura sempat mengalami kemacetan panjang. Polisi berupaya membuka jalur yang diblokade mahasiswa, namun upaya ini akhirnya menimbulkan kericuhan. Aksi saling dorong antara mahasiswa dengan polisi tak terelakkan lagi.

Baca juga: Pistol Polwan Cantik Menyalak saat Pimpin Pasukan Gerebek Kampung Narkoba di Medan



Di bawah terik matahari, para mahasiswa membuat lingkaran besar di tengah jalur Pantura, dan membentangkan sepanduk yang menuntut Presiden Jokowi untuk memberikan pernyataan dan menolak keras terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

"Kami mendesak pemerintah segera menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok. Selama ini, kami menilai pemerintah terkesan membiarkan harga kebutuhan pokok melambung tinggi, hingga menyengsarakan rakyat," tegas Sugiyanto.

Baca juga: Demi Selamatkan Anak-anak dari Ancaman Buaya Sungai Cikaso, Ridwan Kamil Kirim Perahu

Setelah beraksi selama hampir dua jam, massa mahasiswa kemudian membubarkan diri. Sugiyanto mengatakan, aksi demonstrasi akan terus digelar apabila tuntutan para mahasiswa tidak diindahkan pemerintah.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1362 seconds (10.177#12.26)