Sekdaprov Jatim Bantah Data Kasus Covid-19 Surabaya Tidak Valid

Kamis, 18 Juni 2020 - 14:23 WIB
loading...
Sekdaprov Jatim Bantah...
Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.Foto/dok
A A A
SURABAYA - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim) Heru Tjahjono angkat bicara menanggapi tudingan Pemkot Surabaya yang menyebut Pemprov sajikan data kurang akurat soal kasus Covid-19 di Surabaya.

Heru memastikan, data yang didapat Pemprov Jatim salah satunya bersumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Namun, untuk memastikan validitas data, pihaknya juga mencari dan menerima laporan dari masyarakat, dibantu oleh BNPB, dan dinas-dinas terkait lainnya.

"Kami tidak akan mengandalkan informasi berupa data yang tidak didasari oleh satu kondisi lapangan. Data yang kami peroleh merupakan hasil olahan para pakar di bidangnya," katanya di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Kamis (18/6/2020).(baca juga: Tak Singkron, 50% Data COVID-19 Gugus Tugas Provinsi Tak Valid )

Mantan bupati Tulungagung ini menegaskan, kasus Covid-19 ini adalah tanggungjawab semua pihak. Sehingga, menurutnya tidak mungkin Pemprov Jatim mengeluarkan data yang tidak sesuai dengan realitas di lapangan. Apalagi, data-data yang diperolehnya tersebut berasal dari Dinkes Kota/Kabupaten, maupun dari pusat.

"Jika ada kemungkinan adanya salah data berdasarkan domisili, hal-hal semacam itu telah diselesaikan dengan baik. Sehingga, tidak menjadi masalah ketika data sudah terpublikasikan. Misalnya ya, sakitnya di Sidoarjo, tinggalnya Surabaya. Nah itu sudah di-clearkan, ndak mungkinlah, urusannya dengan orang mati. Dosa pak dosa, ngawur ae, berdosa," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekdaprov Jatim Adhy...
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono Dipanggil KPK, Miliki Harta Kekayaan Rp7,46 Miliar
Mereduksi Potensi Konflik,...
Mereduksi Potensi Konflik, Obrolan Lintas Agama Harus Sering Dilakukan
Covid-19 di Kabupaten...
Covid-19 di Kabupaten Cirebon Melonjak, 2 Pekan 114 Kasus
Dilantik Menjadi Sekdaprov...
Dilantik Menjadi Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Diminta Segera Rumuskan RAPBD 2023
Data Akhir Tahun, Kasus...
Data Akhir Tahun, Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di KBB Sisakan 2 Orang
Hari Ini Jazz Gunung...
Hari Ini Jazz Gunung 2021 Digelar, Protokol Kesehatan Dilakukan dengan Ketat
Jelang Libur Nataru,...
Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Pemerintah Monitor Kenaikan Kasus Covid-19
Covid-19 Per 29 Maret...
Covid-19 Per 29 Maret 2023, Bertambah 580 Kasus dan 3 Orang Meninggal
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 263, Meninggal 5 Orang
Rekomendasi
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved