Mereduksi Potensi Konflik, Obrolan Lintas Agama Harus Sering Dilakukan
Senin, 05 Desember 2022 - 21:32 WIB
loading...
Diskusi Ilmiah Menggali Mutiara Para Bijak Bestari untuk Memperkokoh Persatuan Bangsa di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Senin (5/12/2022). Foto: SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Diskusi produktif dalam rangka mempererat persatuan harus bisa dilakukan lebih intensif. Semua itu dilakukan untuk bisa menambah persatuan dan menyebarkan hal baik bagi masyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jatim, Benny Sampirwanto Beni Sampirwanto menuturkan, komunikasi lintas agama harus dilakukan lebih intensif. Sehingga bisa mereduksi konflik sosial di masyarakat.
Baca juga: TGB Zainul Majdi: Nilai Luhur Demokrasi Bisa Terus Merawat Persatuan
“Di Jatim sendiri ada 7 suku, 6 agama dan 1 kepercayaan. Semuanya terus dirawat untuk hidup rukun dan terus berdampingan,” kata Benny di sela-sela Diskusi Ilmiah Menggali Mutiara Para Bijak Bestari untuk Memperkokoh Persatuan Bangsa di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Senin (5/12/2022).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jatim, Benny Sampirwanto Beni Sampirwanto menuturkan, komunikasi lintas agama harus dilakukan lebih intensif. Sehingga bisa mereduksi konflik sosial di masyarakat.
Baca juga: TGB Zainul Majdi: Nilai Luhur Demokrasi Bisa Terus Merawat Persatuan
“Di Jatim sendiri ada 7 suku, 6 agama dan 1 kepercayaan. Semuanya terus dirawat untuk hidup rukun dan terus berdampingan,” kata Benny di sela-sela Diskusi Ilmiah Menggali Mutiara Para Bijak Bestari untuk Memperkokoh Persatuan Bangsa di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Senin (5/12/2022).
Lihat Juga :