Kerajaan Arab Saudi Bantu UIN Malang Bangun Kampus Tiga Senilai USD55 Juta

Jum'at, 18 Maret 2022 - 04:15 WIB
loading...
Kerajaan Arab Saudi...
Peletakan batu pertama pembangunan kampus tiga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
KOTA BATU - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang bekerjasama dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi meresmikan pembangunan kampus tiga yang berada di Kota Batu, Jawa Timur.

Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan pada Kamis siang (17/3/2022) oleh Wakil Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Yahya Hasan Alqahtany, CEO Saudi Fund for Development (SFD) Sultan bin Abdulrahman Almarshad, dan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Zainuddin.

Baca juga: Kampus 3 UIN Malang Siap Jadi Destinasi Pendidikan Dunia

Rektor menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi dan SFD atas dukungan konkrit dalam proyek pengembangan kampus Islam yang berlogo Ulul Albab ini. Dia berharap mulai awal hingga akhir proyek itu berjalan lancar dan tuntas.

"Kami juga meminta maaf atas penundaan pelaksanaan proyek dari jadwal yang semestinya karena harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19. Namun demikian, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tetap bekerja karena proyek pengembangan ini merupakan program prioritas kampus, serta selalu siap berupaya agar proyek dapat berjalan dengan baik," kata Zainuddin.

Menurutnya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki siswa internasional yang berasal dari 32 negara yang berbeda, termasuk dari Arab Saudi.

Jumlah mahasiswa aktif yang terdaftar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekitar 19.500 mahasiswa terdiri dari program Sarjana, Magister, dan Doktor. Bahkan hampir tiap tahun ada 120.000 calon mahasiswa yang berminat mendaftarkan diri. Namun karena terbatasnya bangunan fisik hingga hanya dapat menerima sekitar 3.700 mahasiswa saja.

"Oleh karena itu, proyek pengembangan SFD ini sangat signifikan dan bermanfaat bagi kedua belah pihak. Pengembangan kampus kali ini bekerja sama dengan Saudi Fund for Development (SFD) Arab Saudi. Besar harapannya, yakni agar dapat kembali menjadi proyek percontohan pengembangan kampus di level yang lebih tinggi di Kawasan Asia," tuturnya.

Baca juga: Syarat Menikahi Wanita Arab Saudi bagi Lelaki Non-Arab Saudi

Di sisi lain CEO Saudi Fund for Development (SFD) Sultan bin Abdulrahman Almarshad menyebutkan, pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahap kedua diharapkan mampu meningkatkan daya serap universitas dari 13.000 mahasiswa menjadi 25.000 mahasiswa per tahunnya. Pihaknya memberikan dana pinjaman lunak sebesar USD55 juta untuk pembangunan proyek tersebut.

"Di SFD, kami percaya bahwa pendidikan adalah salah satu pilar utama dari setiap ekonomi yang makmur dan komunitas yang berkembang. Kami menganggapnya sebagai tugas kami di IMF untuk menyediakan akses yang lebih besar ke pembelajaran dan pengembangan yang berkualitas," terangnya.

Selain UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, ada dua proyek lain yang didanai dari Saudi Fund for Development (SFD). Keduanya adalah pembangunan beberapa pinjaman lunak sebesar USD110,6 juta.

"Ketiga proyek tersebut antara lain pengembangan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pengembangan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim di kota Malang Jawa Timur dan pendirian Rumah Sakit Universitas Bengkulu di Pulau Sumatera," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Kampus Diminta Jadi...
Kampus Diminta Jadi Garda Depan Isu Sawit, Akademisi UB Soroti Efisiensi hingga Ekonomi Sirkular
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Rekomendasi
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved