Karomah Sunan Ampel Mampu Hidupkan Orang Mati hingga 9 Kali

Rabu, 16 Maret 2022 - 05:29 WIB
loading...
Karomah Sunan Ampel...
Lokasi ziarah masjid dan makam Sunan Ampel. Foto: Istimewa
A A A
SUNAN Ampel atau Raden Rahmat, lahir di Champa, pada 1401. Ayahnya bernama Maulana Malik Ibrahim dan ibunya puteri kedua Baginda Kiyan. Kakak sulung ibunya Dewi Sasmitraputri, permaisuri Prabu Kertawijaya atau Brawijaya I.

Raden Rahmat datang ke Jawa bersama saudara tuanya Ali Musada atau Ali Murtadha, dan saudara sepupunya Raden Burereh (Abu Hurairah). Sebelum menetap di Tuban, dia ke Palembang. Lalu ke Majapahit, dan akhirnya Gresik.

Atas perintah Prabu Brawijaya, Raden Rahmat diangkat menjadi imam masjid oleh Adipati Surabaya Arya Lembusura, dengan gelar sunan dan kedudukan wali di Ngampeldenta. Sejak itu, Raden Rahmat lebih dikenal Sunan Ampel.

Baca juga: Merinding, Upacara Bersih Darah Dayak Menumpas Tentara Belanda dan Jepang

Kisah tentang Sunan Ampel ini begitu melegenda. Dia bahkan disebut memiliki karomah menghidupkan orang mati. Demikian Cerita Pagi akan membahas sosok yang kisahnya telah abadi, menjadi cerita rakyat di Surabaya.

Di Gresik juga Sunan Ampel akhirnya menikah dengan seorang wanita bernama Nyai Ageng Manila, puteri Arya Teja dari Tuban yang juga cucu Arya Lembusura. Saat Arya Lembusura mangkat, Raden Rahmat menggantikan posisinya.

Setelah itu, Raden Rahmat tidak hanya dikenal sebagai Sunan Ampel, tetapi juga bupati pertama di Surabaya.

Kemudian, Sunan Ampel mendirikan pondok pesantren. Pondok ini, banyak menghasilkan santri terkenal, antara lain Wirorojo, Abuhurairah, Kiai Bangkuning, dan Joko Samudra alias Raden Paku, putera angkat Nyi Gede Pinattih.

Baca: Tongkat Sakti Sunan Bonang Ubah Pohon Jadi Emas dan Keluarkan Mata Air

Tidak hanya itu, Sunan Ampel juga dikenal sebagai arsitek berdirinya Kerajaan Islam pertama di Jawa yang beribu kota, di Bintoro Demak, dan mengangkat Raden Patah sebagai Sultan Demak, lalu mendirikan masjid Demak.

Dari perkawinannya dengan Nyai Ageng Manila, Raden Rahmat memiliki sejumlah anak. Dua orang diantaranya menjadi penerus, melakukan dakwah Islam mengikuti jejaknya. Keduanya adalah Sunan Bonang dan Sunan Drajad.

Sunan Ampel dikenal karena karomahnya yang bisa menghidupkan orang mati. Bahkan, hingga sembilan kali. Orang itu adalah santrinya sendiri, yakni Mbah Soleh, yang bertugas menjadi marbot di masjid Ampel.

Sunan Ampel sangat suka dengan pekerjaan santrinya itu dalam membersihkan masjid, menjadi sangat rapi dan bersih. Tetapi suatu ketika Mbah Soleh meninggal. Santri lain lantas menggantikannya menjadi marbot masjid.

Baca: Nasib Tragis Ibunda Gajah Mada, Dewi Andong Sari yang Bunuh Diri di Gunung Ratu

Tetapi, tidak ada yang bisa membersihkan masjid seperti yang dilakukan oleh Mbah Soleh. Masjid tetap terlihat kotor.

Seketika, teringatlah Sunan Ampel dengan santrinya itu. Dia lalu berkata, "seandainya ada Mbah Soleh, pastilah masjid ini bersih." Tiba-tiba, Mbah Soleh hidup lagi dan langsung membersihkan masjid hingga menjadi bersih kembali.

Tetapi beberapa bulan kemudian, Mbah Soleh meninggal kembali dan masjid kembali menjadi kotor. Kejadian serupa terus berulang, bahkan hingga sembilan kali. Mbah Soleh kemudian dimakamkan di kompleks Masjid Ampel.

Makam Mbah Soleh berjumlah sembilan. Hal ini sesuai dengan mati dan hidupnya Mbah Soleh. Sampai di sini, ulasan singkat Cerita Pagi, semoga memberikan manfaat.

Sumber tulisan:
1. Yoyok Rahayu Basuki, Sunan Ampel (Raden Rahmat), Azhar Publisher, Buku Elektronik.
2. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah, Sejarah Daerah Jawa Timur, Penerbit:Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Bacaan dan Sastra Indonesia dan Daerah, 1978.
3. Wandi, Sejarah Peradaban Islam, Lakeisha, Buku Elektronik.
4. Akh Muwafik Saleh, Hari-Hari Mencari Cinta, Gema Insani, Buku Elektronik.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Safari Ramadan, Pertamina...
Safari Ramadan, Pertamina Lubricants Santuni 130 Anak Yatim di Gresik
Kisah Sunan Bonang yang...
Kisah Sunan Bonang yang Memiliki Jejak Keturunan dari Nabi Muhammad SAW
Jadi Dewan Penasihat,...
Jadi Dewan Penasihat, Rusdi Kirana Letakan Batu Pertama Gedung Rektorat USG
Mendiktisaintek Berharap...
Mendiktisaintek Berharap Universitas Sunan Gresik Menjadi Pusat Keilmuan Baru di Jatim
Universitas Sunan Gresik...
Universitas Sunan Gresik Jalin Kerja Sama dengan Pusat Pengobatan Tradisional China
Miliki Lokasi Strategis,...
Miliki Lokasi Strategis, Sathya Nivasa Hadirkan Hunian Modern di Gresik
Didampingi Trisakti,...
Didampingi Trisakti, Universitas Sunan Gresik Buka Fakultas Kedokteran Gigi
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved