Ketahanan Pangan, Kementan-IsDB dan IFAD Kembangkan Pertanian Dataran Tinggi di Malang
Minggu, 24 November 2024 - 13:34 WIB
loading...
Kementan bersama dengan IsDB dan IFAD mengembangkan potensi pertanian dataran tinggi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto/Ist
A
A
A
MALANG - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) mengembangkan potensi pertanian dataran tinggi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kerjasama dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan.
Baca juga: Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam program Upland ini berlangsung di tiga desa yang terletak di dua kecamatan, yaitu Pujon dan Ngantang Kabupaten Malang.
Kerjasama dilakukan untuk memberikan untuk meningkatkan potensi pertanian dataran tinggi di Indonesia.
Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, terutama setelah dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia.
"Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan. Komoditas seperti padi, bawang merah, dan ternak semuanya berkontribusi dalam meningkatkan nilai tambah. Dan ini merupakan bagian integral dari upaya ketahanan pangan," kata Country Director South East Asia and The Pacific, Sub Regional Office IFAD, Hani A Elsadani Salem di Malang, dikutip Minggu (24/1/2024).
Kerjasama dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan.
Baca juga: Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam program Upland ini berlangsung di tiga desa yang terletak di dua kecamatan, yaitu Pujon dan Ngantang Kabupaten Malang.
Kerjasama dilakukan untuk memberikan untuk meningkatkan potensi pertanian dataran tinggi di Indonesia.
Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, terutama setelah dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia.
"Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan. Komoditas seperti padi, bawang merah, dan ternak semuanya berkontribusi dalam meningkatkan nilai tambah. Dan ini merupakan bagian integral dari upaya ketahanan pangan," kata Country Director South East Asia and The Pacific, Sub Regional Office IFAD, Hani A Elsadani Salem di Malang, dikutip Minggu (24/1/2024).
Lihat Juga :