Tes PCR Dihapus, Disparbud KBB Minta Pengelola Wisata Antisipasi Naiknya Kunjungan
Sabtu, 12 Maret 2022 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Heri mengingatkan, para pengelola wisata harus memastikan para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 serta menghindari potensi kerumunan. Pihaknya pun dengan tim Satgas COVID-19 tetap akan melakukan pengawasan agar jangan terjadi pelanggaran prokes.
Namun, dirinya meyakini pengelola wisata di KBB bisa mengatasi hal tersebut karena telah berpengalaman selama dua tahun pandemi COVID-19. Selain itu, karakteristik wisata di KBB mayoritas wisata alam sehingga memungkinkan para pengunjung tak berkumpul di satu titik.
Meski ada regulasi penghapusan syarat tes PCR tehadap pelaku perjalanan, pengelola wisata tetap memakai regulasi PPKM Level 3 untuk membatasi jumlah pengunjung. Pada aturan itu maksimal pengunjung 25 peresen dari kapasitas tempat wisata. Baca juga: Tes Antigen dan PCR Dihapus, Jumlah Penumpang di Bandara Juanda Naik 15,9 Persen
"Kerumunan pasti ada, tetapi jangan sampai terjadi penumpukan, karena mengacu ke Inmendagri kapasitas kunjungan wisatawan selama PPKM Level 3 adalah 25 persen," pungkasnya.
Namun, dirinya meyakini pengelola wisata di KBB bisa mengatasi hal tersebut karena telah berpengalaman selama dua tahun pandemi COVID-19. Selain itu, karakteristik wisata di KBB mayoritas wisata alam sehingga memungkinkan para pengunjung tak berkumpul di satu titik.
Meski ada regulasi penghapusan syarat tes PCR tehadap pelaku perjalanan, pengelola wisata tetap memakai regulasi PPKM Level 3 untuk membatasi jumlah pengunjung. Pada aturan itu maksimal pengunjung 25 peresen dari kapasitas tempat wisata. Baca juga: Tes Antigen dan PCR Dihapus, Jumlah Penumpang di Bandara Juanda Naik 15,9 Persen
"Kerumunan pasti ada, tetapi jangan sampai terjadi penumpukan, karena mengacu ke Inmendagri kapasitas kunjungan wisatawan selama PPKM Level 3 adalah 25 persen," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :