Umat Hindu Laksanakan Catur Brata Penyepian, Pantai Kuta Lengang

Kamis, 03 Maret 2022 - 07:33 WIB
loading...
Umat Hindu Laksanakan Catur Brata Penyepian, Pantai Kuta Lengang
Kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, begitu hening saat seluruh umat Hindu di Pulau Dewata ini melaksanakan ibadah Catur Brata Penyepian sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi. Foto/iNews TV/Bagus Alit
A A A
BADUNG - Sepanjang Kamis (3/3/2022) sejak pukul 06.00 WITA, kondisi Pulau Dewata Bali diliputi suasana keheningan dan sunyi, karena seluruh umat Hindu melaksanakan ibadat Catur Brata Penyepian. Ibadat ini, merupakan rangkaian dari perayaan Hari Raya Nyepi.

Baca juga: Umat Hindu di Pasuruan Gelar Upacara Mecaru di Gunung Bromo

Catur Brata Penyepian akan berlangsung hingga Jumat (4/3/2022) pukul 06.00 WITA. Kondisi keheningan dan suasana sunyi ini, salah satunya terasa di kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung. Pantai yang biasanya penuh sesak aktivitas wisatawan tersebut, kini benar-benar lengang.



Warga yang bukan beragama Hindu pun, turut menjaga suasana pelaksanaan ibadat Catur Brata Penyepian, dengan tidak melakukan aktivitas di luar rumah, dan tidak menyalakan lampu. Langkah itu, sebagai wujud toleransi yang selama ini terbangun di Bali.

Baca juga: Tertangkap Hanya Pakai Handuk Bersama Istri Orang, Warga Tuntut Kepala Pekon Dicopot

Jantung aktivitas wisata di Pantai Kuta, berhenti total. Sejak pagi hari, tak terlihat ada warga yang beraktivitas di luar rumah. Sepanjang bibir Pantai Kuta, juga terpantau sunyi dan hanya terdengar suara deburan ombak dari pesisir.

Selain di kawasan Pantai Kuta, yang menjadi pusat perekonomian internasional. Suasana lengang juga terpantau di dikawasan Pantai Legian, Kabupaten Badung. Selama menjalankan ibadah Catur Brata Penyepian, umat Hindu berdiam diri di rumah.

Umat Hindu melaksanakan empat pantangan yaitu amati karya atau tidak berkegiatan, amati geni atau tidak menyalakan lampu atau api, amati lelungaan atau tidak bepergian, serta amati lelanguan atau tidak bersenang-senang.

Baca juga: Demi Menyatukan Nusantara, Gajah Mada Masukkan Sanksi Mesum dalam Aturan Hukum Majapahit
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2385 seconds (10.177#12.26)