Insentif 2.236 Hafidz dan Hafidzah di Kota Surabaya Dicairkan

Jum'at, 25 Februari 2022 - 17:58 WIB
loading...
Insentif 2.236 Hafidz dan Hafidzah di Kota Surabaya Dicairkan
Para penghafal Al-Quran mendapatkan dana insentif. Foto: Aan/SINDOnews
A A A
SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akhirnya mencairkan insentif bulanan 2.236 penghafal Al-Quran (hafidz) dan 143 moden. Pencairan dilakukan secara simbolis di lantai 6 Gedung Sawunggaling, Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, ketika dua kelompok ini menjadi satu kesatuan, maka Kota Surabaya akan menjadi lebih hebat.

"Kulo matur nuwun sanget (saya sangat berterima kasih) kepada hafidz dan hafidzah bisa menularkan ilmunya kepada anak dan seluruh warga di Surabaya," kata Eri, saat memberikan sambutan, Jumat (25/2/2022).

Baca juga: Ratusan Santri Penghafal Alquran di Sinjai Diwisuda

Eri juga menyampaikan kepada perwakilan hafidz dan hafidzah, serta moden yang hadir secara langsung maupun yang melalui virtual, ingin nantinya kegiatan belajar mengajar dan menghafal Al-Quran bisa digelar di seluruh balai RW.

"Bukan sekadar mengajarkan menghafalan dan membaca Al-Quran, akan tetapi para hafidz dan hafidzah itu diharapkan bisa memberi pemahaman isi dari kitab suci tersebut," sambungnya.

Menurutnya, ketika para hafidz dan hafidzah menularkan ilmunya kepada arek-arek Suroboyo, maka akan melahirkan calon pemimpin yang soleh dan soleha di masa mendatang.

Baca: Berbagi Paket Ramadhan, PKK Parepare Sasar Penghafal Alquran

"Surabaya jadi hebat bukan karena wali kotanya, tapi Surabaya menjadi hebat berkat doa dari para ulamanya, para hafidz dan hafidzahnya. Saya berharap bisa menularkan ilmunya. Kalau bisa nanti di setiap RW ada," bebernya.

Tak lupa, Eri menyampaikan apresiasinya kepada para moden, hafidz dan hafidzah telah berkontribusi dalam melawan COVID-19. Terlebih, ada moden yang turut memandikan dan mendoakan jenazah hingga ke pemakaman.

"Surabaya di lisannya panjenengan, Surabaya di dzikirnya panjenengan. Insya Allah, kota ini akan terbebas dari COVID-19, bahkan kemiskinan. Ayo Pak Camat dan Pak Lurah, kita dzikir bersama agar COVID-19 cepat melandai," tegasnya.

Ia berharap para hafidz dan hafidzah menghijaukan Kota Surabaya dengan mengajarkan kebaikan agama Islam. Begitu pula dengan penganut keyakinan agama lain, dia ingin para tokoh agama bisa bersatu saling mendoakan.
(hsk)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1625 seconds (10.55#12.26)