400 Jiwa di Bone Bolango Mengungsi Akibat Banjir Bandang
Senin, 15 Juni 2020 - 06:19 WIB
loading...
Sebanyak 2.504 rumah warga di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, terdampak banjir. Foto/Dok.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Sejak Minggu (14/6/2020) malam, sebanyak 400 jiwa terpaksa harus mengungsi akibat bencana alam ini.
(Baca juga: Sejarah Kota Natal dan Hubungannya dengan Kerajaan Pagaruyung )
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango, melaporkan, selain warga mengungsi banjir bandang ini juga mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, dan 2.608 kepala keluarga atau 9.301 jiwa terdampak.
"Berdasarkan laporan sebelumnya, banjir bandang disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Taluda, setelah hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi di wilayah Bone Bolango pada, Kamis (11/6/2020)," ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, dalam siaran pers tertulisnya.
(Baca juga: Bawa Real Madrid Menang, Ramos Peringatkan Barcelona )
Adapun sejumlah wilayah yang terdampak meliputi Desa Boludawa, Desa Tingkohubu Timur, Desa Tingkohubu, Desa Tinelo, Desa Bubeya di Kecamatan Suwawa. Kemudian Desa Libungo, Desa Pancuran, Desa Molintogupo dan Desa Bonda Raya di Kecamatan Suwawa Selatan. Desa Tanah Putih, Desa Luwoho, Desa Timbuoo, Desa Timbuolo Tengah, Desa Timbuolo Timur, Desa Timbuolo Barat, Desa Buata di Kecamatan Botupingge.
"Selanjutnya Desa Kelurahan Padengo, Kelurahan Oluhuta, Kelurahan Tumbihe, Kelurahan Pauwo, Desa Tanggilingo dan Desa Dutohe Barat di Kecamatan Kabila, serta beberapa desa di Kecamatan Suwawa Tengah, dan Suwawa Timur," imbuhnya.
(Baca juga: Sejarah Kota Natal dan Hubungannya dengan Kerajaan Pagaruyung )
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango, melaporkan, selain warga mengungsi banjir bandang ini juga mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, dan 2.608 kepala keluarga atau 9.301 jiwa terdampak.
"Berdasarkan laporan sebelumnya, banjir bandang disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Taluda, setelah hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi di wilayah Bone Bolango pada, Kamis (11/6/2020)," ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, dalam siaran pers tertulisnya.
(Baca juga: Bawa Real Madrid Menang, Ramos Peringatkan Barcelona )
Adapun sejumlah wilayah yang terdampak meliputi Desa Boludawa, Desa Tingkohubu Timur, Desa Tingkohubu, Desa Tinelo, Desa Bubeya di Kecamatan Suwawa. Kemudian Desa Libungo, Desa Pancuran, Desa Molintogupo dan Desa Bonda Raya di Kecamatan Suwawa Selatan. Desa Tanah Putih, Desa Luwoho, Desa Timbuoo, Desa Timbuolo Tengah, Desa Timbuolo Timur, Desa Timbuolo Barat, Desa Buata di Kecamatan Botupingge.
"Selanjutnya Desa Kelurahan Padengo, Kelurahan Oluhuta, Kelurahan Tumbihe, Kelurahan Pauwo, Desa Tanggilingo dan Desa Dutohe Barat di Kecamatan Kabila, serta beberapa desa di Kecamatan Suwawa Tengah, dan Suwawa Timur," imbuhnya.
Lihat Juga :